Home / Berita / Adhi Persada Properti akan Dukung Pengembangan HunianBersubsidi

Adhi Persada Properti akan Dukung Pengembangan HunianBersubsidi

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melalui anak usahanya PT Adhi Persada Properti (APP) akan turut mendukung program pemerintah dalam mengembangkan hunian bersubsidi.

Tahun ini, pemerintah menargetkan akan membangun 1,25 juta unit, naik dari tahun lalu yang sebanyak 1 juta unit.

Untuk mencapai target pembangunan hunian tersebut, diperlukan kerjasama dan koordinasi antar sektor untuk bisa saling mendukung program pembangunan hunian ini. Keterlibatan pengembang swasta serta lembaga pembiayaan menjadi penting.

Salah satu program yang berjalan untuk mencapai target itu adalah program perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini, menawarkan skema pembelian hunian dengan suku bunga tetap (fixed rate) sebesar 5% dengan tenor sampai 20 tahun. Adapun batas kreditnya adalah Rp 350 juta dengan uang muka 1%.

Pulung Prahasto, Direktur Teknik dan Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti melihat FLPP merupakan salah satu solusi bagi masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah untuk dapat memiliki hunian. Dan APP sebagai developer yang notabene adalah anak usaha BUMN, ikut mendukung program tersebut.

“Proyek yang saat ini kami kembangkan dan dipasarkan dengan menggunakan fasilitas FLPP adalah Apartemen Mardhika Park, yang berlokasi di Tambun, Bekasi. Hunian ini memang kami kembangkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta para pekerja yang bekerja di kawasan industri di sekitar Tambun,” kata Pulung dalam keterangan resminya dikutip Kamis (23/5).

Pulung bilang, Apartemen Mardhika Park yang dipasarkan melalui FLPP mencapai 795 unit dengan kisaran harga Rp 200 juta.

Apartemen Mardhika Park merupakan kawasan yang dikembangkan oleh APP di lahan seluas sekitar 1,5 hektare (ha) yang mencakup tiga tower. Untuk tower I berkapasitas 388 Unit, tower II mencapai 417 unit, dan tower 3 mencapai 414 Unit. Dari total unit yang tersedia, sebanyak 40% diantaranya dipasarkan dengan skema FLPP.

Sejak dilakukan groundbreaking  Maret 2017, kini pekerjaan konstruksi mencapai 73,71%, diperkirakan tiga tower yang direncanakan akan selesai pembangunannya pada September 2019, dan mulai serah terima Agustus 2019.

Kiswo Joedi, Project Director Mardhika Park mengatakan, dari total unit yang ada, telah terjual sebanyak 749 unit, dan 490 unit diantaranya menggunakan skema FLPP, 160 telah lolos di Kementerian PUPR dan 156 unit telah diverifikasi bank. “Untuk mendukung program ini, kami telah bekerjasama dengan beberapa perbankan nasional,” ujarnya.

Dengan dikembangkannya Mardhika Park yang menyasar market masyarakat berpenghasilan rendah ini, akan menambah portfolio proyek yang selama ini telah dikembangkan APP.

Sebelumnya, APP telah sukses di beberapa proyek baik itu apartemen mahasiswa, kawasan mixed used, apartemen high end/premium, hunian tapak serta kawasan komersial.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

4 Pembangkit Energi Baru untuk Papua

Perusahaan Lisrik Negara menetapkan empat pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) untuk Provinsi Papua dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *