Home / Berita / Angkasa Pura I Rencana Pindahkan Penerbangan Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta mulai September 2019

Angkasa Pura I Rencana Pindahkan Penerbangan Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta mulai September 2019

PT Angkasa Pura I (Persero) akan memindahkan penerbangan domestik dan internasional dari Bandara Adisutjipto, Sleman, ke Bandara Internasional Yogyakarta (BIY), Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai September 2019.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh maskapai baik domestik maupun internasional di Adisucipto untuk siap-siap pindah ke Bandara Internasional Yogyakarta,” kata Pelaksana Tugas General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama di Kulon Progo, DIY, Rabu.

Ia mengatakan pemindahan penerbangan domestik dan internasional tidak dilangsungkan serentak, namun secara bertahap.

Hingga akhir tahun, masih dalam tahap pembangunan fasilitas mulai dari jembatan layang, pelebaran jalan hingga jalur rel bandara.

Saat ini, jumlah pengguna pesawat di Adisucipto mencapai 26.000 penumpang per hari.

Kalau seluruh penerbangan dipindahkan tiba-tiba ke Bandara Internasional Yogyakarta bisa menimbulkan permasalahan, maka dari itu kereta bandara sangat krusial, nanti disusul pelebaran jalan dan realisasi pembangunan jalan tol.

“Kami khawatir kalau semua maskapai di Adisucipto langsung dipindah, sementara fasilitas masih minim, dapat terjadi penumpukan calon pengguna jasa penerbangan menuju Bandara Internasional Yogyakarta,” katanya.

Manajer Proyek Bandara Internasional Yogyakarta Taochid Purnama Hadi mengatakan progres pembangunan BIY secara keseluruhan telah mencapai 60 persen, sudah termasuk bangunan terminal dan fly over.

Sedangkan untuk sisi udara telah rampung sejak Mei kemarin. “Untuk pintu masuk dan keluar sudah siap dan tidak ada masalah,” kata dia.

Untuk mengejar penyelesaian proyek pada September mendatang, pihaknya menargetkan tiap minggu ada progres sebesar 2,5 persen.

“Pada Lebaran kemarin, pembangunan BIY sempat terhenti karena pekerja diliburkan. Dan minggu ini mulai beraktivitas penuh, harapannya nanti tiap minggu ada progres 2,5 persen,” katanya.

Sumber Antara, edit koranbumn

Check Also

Pesan Presiden Jokowi ke Erick Thohir, “BUMN Ekspansi ke Pasar Modal”

Presiden Joko Widodo punya pesan khusus untuk menteri baru yang menangani Badan Usaha Milik Negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *