Home / Berita / ANTAM Jajaki Kerjasama dengan China Minmetals Corp untuk Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik

ANTAM Jajaki Kerjasama dengan China Minmetals Corp untuk Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik

PT Antam Tbk tengah mencari patner yang tepat untuk mengolah nikel kadar rendah yang bisa dijadikan bahan baku baterai untuk motor dan mobil listrik.

Kunto Hendrapawoko Sekretaris Perusahaan Antam mengungkapkan, pihaknya sedang melakukan penjajakan terkait dengan hilirisasi nikel untuk bahan baku pembuatan baterai untuk motor dan mobil listrik.

Dia menjelaskan, saat ini Antam memiliki potensi nikel yang sangat besar tetapi belum termanfaatkan dengan baik. Padahal di dalam nikel kadar rendah di bawah 1,8% itu terkandung cobalt, yang merupakan komponen penting dalam pembuatan baterai.

“Nikel kadar tinggi itu 1,8%. di bawah itu 1,8% itu belum dimanfaatkan. Ini peluang Antam. Orang bilang ini metal the future. Ini yang kita cari patner yang punya teknologinya. Ada beberapa yang dijajaki,” imbuh dia, Selasa (14/5).

Sayangnya, Kunto tak ingin membeberkan nama perusahaan yang dikunjungi Arie Prabowo Ariotedjo Direktur Utama Antam ke China. “Bisanya, cluenya, sosial media, Pak Arie itu kan aktif di sosmed, ikutin saja Instagram-nya beliau,”kata dia.

Kunto menegaskan, pihaknya dan patner yang akan bekerjasama akan membangun pabrik pembuatan bahan baku baterai untuk motor dan mobil listrik. “Jadi bukan baterainya, ini bahan bakunya, di tengah-tengah belum ada, sementara kita tidak masuk ke sana,” imbuh dia.

Kontan.co.id coba menelusuri Direktur Utama Antam melalui Instagramnya dengan akun @arie_ariotedjo memang sedang berkunjung ke China bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin.

Arie tengah berbincang dengan jajaran direksi dari Minmetals Corporation. Mengutip situs resmi China Minmetals Corp, adalah perusahaan logam dan pertambangan internasional yang bergerak dalam eksplorasi, penambangan, peleburan, pemrosesan dan perdagangan untuk logam dan mineral, keuangan, real estat, dan teknologi penambangan dan metalurgi dengan cakupan bisnis di lebih dari 28 negara dan wilayah di dunia.

China Minmetals telah mempertahankan tenaga staf dari 177.000 karyawan dan memiliki kendali atas delapan perusahaan yang terdaftar di Cina dan luar negeri.

Pada 2013, China Minmetals mencapai pendapatan operasional sekitar RMB 402,8 miliar dan total laba RMB 8 miliar, berada di peringkat ke-192 di antara 500 perusahaan teratas AS Fortune Global dan peringkat ke-5 di antara perusahaan logam.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Rapat Kerja Bersama dan Gathering PJT I dan BBWS Bengawan Solo

Kebutuhan akan pengelolaan sumber daya air terpadu di DAS Bengawan Solo menjadi dasar terlaksananya Rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *