Home / Berita / ANTAM Klaim Berhasil Tekan Biaya Tunai Produksi Feronikel

ANTAM Klaim Berhasil Tekan Biaya Tunai Produksi Feronikel

PT Aneka Tambang Tbk. mengklaim biaya tunai produksi atau cash cost feronikel yang tidak diaudit senilai US$3,55 per pon sepanjang operasi kumulatif Januari-Februari 2019, lebih rendah 10% dari akumulasi periode 2018.

Direktur Utama Aneka Tambang Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan tingkat cash costkomoditas feronikel tetap kompetitif sepanjang operasi kumulatif Januari-Februari 2019 dan bahkan lebih rendah 10% dibanding akumulasi pada 2018 yang sebesar US$3,95 per pon.

Pada 2018, cash cost rata-rata produsen feronikel dunia tercatat mencapai US$5,13 per pon berdasarkan studi oleh Wood Mackenzie.

“Melalui efisiensi berkelanjutan dan terjaganya kestabilan operasi serta proyeksi pertumbuhan bisnis feronikel Aneka Tambang pada 2019, cash cost feronikel kami akan terjaga tetap rendah dan meningkatkan profitabilitas bagi bisnis perusahaan,” ujarnya .

Dengan capaian itu, manajemen emiten berkode saham ANTM tersebut optimistis dapat meningkatkan margin keuntungan dari bisnis nikel pada 2019. Proyeksi itu juga sejalan dengan adanya peningkatan target produksi sebesar 22% menjadi 30.280 ton nikel dalam feronikel (TNi) dari realisasi produksi 2018 yang sebanyak 24.868 TNi.

Peningkatan target emiten berkode saham ANTM itu juga sejalan dengan strategi meningkatkan utilisasi operasi pabrik Feronike Pomalaa. Selain itu, pabrik  Feronikel di Halmahera Timur akan beroperasi pada semester II/2019.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

INALUM Leadership Camp I Batch 1

INALUM kembali menunjukkan kepeduliannya dalam sektor pendidikan. Sekitar 100 mahasiswa dari 3 Perguruan Tinggi Negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *