Home / Berita / Asesmen Implementasi KPKU Jiwasraya 2019

Asesmen Implementasi KPKU Jiwasraya 2019

Dilatarbelakangi oleh tuntutan kepada BUMN untuk mampu meningkatkan daya saing sekaligus siap menghadapi era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dengan berpedoman pada Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU), maka setiap BUMN dapat menilai semua elemen di perusahaannya yang berpengaruh pada pengelolaan perusahaan, peningkatan proses, dan peningkatan hasil.

Sebagai salah satu BUMN, PT Asuransi Jiwasraya (Persero) juga diwajibkan melakukan penilaian kinerja perusahaan dengan menggunakan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU).

Bertempat di Ruang Rapat Direksi Kantor Pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Senin (29/4) diadakan acara pembukaan dan asesmen implementasi Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) Jiwasraya 2019, dimana asesmen KPKU Jiwasraya 2019 dilaksanakan pada tanggal 29 April – 3 Mei 2019.

Hadir dalam acara pembukaan asesmen KPKU tersebut jajaran Direksi Jiwasraya, tim Assesor , para kepala Divisi dan Tim Champion KPKU PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Dalam acara penutupan KPKU tersebut (3/5), Lead Asesor telah memaparkan sekilas Most Strength dan Opportunity for Improvement (OFI) Jiwasraya untuk perbaikan kedepannya. Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko juga mengapresiasi kinerja Tim Asesor dan berharap masukan serta kritik yang ada sebagai upaya bagi pengembangan perusahaan dan visi menjadikan Jiwasraya sebagai perusahaan asuransi jiwa yang sehat dan tangguh dapat tercapai di kemudian hari.

Dengan adanya KPKU sebagai pedoman dan alat ukur, maka BUMN diharapkan dapat merancang keunggulan kinerja organisasi, mendiagnosa sistem manajemen kinerja secara keseluruhan, mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan organisasi, serta menilai upaya perbaikan kinerja.

Sumber Jiwasraya, edit koranbumn

Check Also

Bank Indonesia Catat Perkembangan Utang Luar Negeri Indonesia per Kuartal IV/2019 Alami Perlambatan

Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal IV/2019 mengalami perlambatan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *