Home / Anak Perusahaan / Asuransi Jiwa Taspen Catatkan Pertumbuhan Laba Sebesar 16,11% pada 2018

Asuransi Jiwa Taspen Catatkan Pertumbuhan Laba Sebesar 16,11% pada 2018

PT Asuransi Jiwa Taspen mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 16,11% pada 2018 dengan ditopang peningkatan pendapatan premi dan hasil invetasi.

Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Maryoso Sumaryono menjelaskan pada tahun lalu pihaknya membukukan laba senilai Rp76,15 miliar. Realisasi itu meningkat dari laba anak usaha PT Taspen (Persero) ini pada tahun sebelumnya yang tercatat senilai Rp65,58 miliar.

“Taspen Life berhasil catat kenaikan laba sebesar 16,11%,” ujarnya di sela-sela konferensi pers seusai RUPS, Kamis (28/2/2019).

Kinerja positif itu, kata Maryoso, didukung dengan realisasi pendapatan premi perusahaan pada 2018 yang berhasil mencapai Rp528,12 miliar atau meningkat sebesar 6,79% dari tahun sebelumnya. Pada 2017, pendapatan premi perusahaan asuransi jiwa ini mencapai Rp494,53 miliar.

Bila dirincikan, maka sekitar 53% atau senilai Rp281,12 miliar pendapatan premi itu berasal dari bisnis baru, sedangkan sisanya atau senilai Rp147 miliar dari premi lanjutan.

Dari jenis produk, pendapatan premi perseroan masih didominasi asuransi kumpulan, yakni mencapai Rp489,80 miliar atau sekitar 93% dari total premi. Selebihnya atau sekitar 7% berasal dari produk asuransi individu.

Kendati masih kecil, pendapatan premi dari asuransi individu ini bertumbuh signifikan, yakni mencapai 2.701,21% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Peningkatan itu sejalan dengan pertumbuhan jumlah pesertanya yang hingga Desember 2018 mencapai 582.626 peserta atau meningkat 12,61%.

Maryoso menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari upaya pihaknya memperluas pangsa pasar melalui pemasaran produk asuransi individu.

“Serta meningkatkan sinergi usaha dengan induk perusahaan, yaitu Taspen,” ungkapnya.

Kinerja positif Taspen Life itu juga didukung dengan peningkatan sisi hasil invetasi. Maryoso mengatakan pada tahun lalu pihaknya membukukan hasil invetasi senilai Rp243,45 miliar.

Realisasi itu, jelasnya, meningkat 7,91% dari tahun sebelumnya yang tercatat senilai Rp225,60 miliar.

“Atas pertumbuhan pendapatan premi dan hasil investasi tersebut, Taspen Life pada tahun 2018 berhasil mencatatkan total pendapatan sebesar Rp738,45 miliar atau meningkat 8,59% dari tahun sebelumnya.”

Adapun, sambung Maryoso Taspen Life mencatat pembayaran klaim senilai Rp468,30 miliar pada tahun lalu. Realisasi itu, sebut dia, sejalan dengan komitmen pihaknya untuk menjaga kepercayaan kepada para peserta.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Siasati Ketergantungan PLTA, Kamboja Minati Pembangkit Listrik Apung Buatan PAL

 Kamboja tertarik pada pembangkit listrik apung buatan Indonesia untuk menyiasati ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *