Home / Berita / Bakti Sosial Rail Clinic Layani Masyarakat di Stasiun Saradan Kabupaten Madiun

Bakti Sosial Rail Clinic Layani Masyarakat di Stasiun Saradan Kabupaten Madiun

Peduli dengan kesehatan masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui kereta kesehatan atau Rail Clinic kembali mengadakan bakti sosial pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Madiun tepatnya di Stasiun Saradan pada Rabu (21/8). Bakti sosial Rail Clinic kali ini juga dihadiri Kabag. Humas dan Protokol Sektda Kab. Madiun Drs. Herry Supramono.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan sekaligus bentuk kepedulian sosial perusahaan dalam hal ini Corporate Social Responsibility (CSR).


Petugas KAI membantu peserta Rail Clinic seusai berobat

Vice President Daop 7, Wisnu Pramudyo menambahkan, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan adalah pelayanan kesehatan primer atau tingkat pertama.
“Pelayanan kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan umum, gigi, kesehatan ibu anak, mata, laboratorium sederhana (gula darah, asam urat, dan kolesterol), dan penyuluhan kesehatan,” kata Wisnu. Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga diberi pembinaan serta sosialisasi mengenai keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api oleh petugas dari Unit Keamanan Daop 7 Madiun.

Setidaknya sebanyak 300 warga masyarakat di sekitar Stasiun Saradan dan 102 siswa SD yang berasal dari SDN 3 Sugihwaras sebanyak 37 siswa, serta dari SDN Sidorejo sebanyak 65 siswa menikmati pelayanan kesehatan gratis ini.


Masyarakat memeriksakan gigi di Rail Clinic

Tidak hanya pengobatan, dalam kegiatan ini juga dibagikan sebanyak 50 kacamata secara gratis untuk siswa-siswi SD dan masyarakat kurang mampu. “Kacamata gratis ini diberikan setelah dilakukan pemeriksaan mata terlebih dahulu tentunya,” terang Wisnu.

Dalam pelaksanaan bakti sosial ini, KAI menggunakan Rail Clinic generasi keempat, dimana terdapat dua kereta layanan kesehatan dan dua kereta sebagai perpustakaan yang diberi nama Rail Library. Rail Library memiliki beberapa fasilitas, diantaranya berbagai macam buku bacaan dan pengetahuan yang  dapat dimanfaatkan bagi siapa saja yang hadir. Guna kelancaran dalam memberikan pengobatan gratis, KAI Daop 7 Madiun melibatkan 31 orang tenaga medis dan dua orang tenaga untuk Rail Library dengan dibantu 14 orang railfans dan support dari tiap-tiap unit dengan total sebanyak 97 personil.

“Tidak hanya di Stasiun Saradan, pengobatan gratis serta pemberian kacamata gratis ini juga akan diselenggarakan di Kabupaten Ngawi yaitu di Stasiun Walikukun tanggal 22 Agustus 2019 yang diikuti sebanyak 300 warga sekitar dan 167 siswa SD yang terdiri dari SDN 5 Walikukun, SDIT, dan MI Walikukun,” ucap Wisnu.

Total peserta yang terdaftar dalam pengobatan gratis pada ini mencapai 600 warga masyarakat dan 269 siswa SD. Tidak menutup kemungkinan bagi warga yang tidak mendapatkan kupon juga tetap dilayani.

Wisnu berharap, dengan adanya bakti sosial Rail Clinic yang dilakukan rutin setiap tahunnya ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga masyarakat khususnya yang berada di dekat jalur kereta api. Selain itu, diharapkan warga masyarakat ikut peduli dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api. (Public Relations KAI)

Check Also

5 Prioritas Presiden Jokowi, Masa Lima Tahun ke Depan

Presiden Joko Widodo menyampaikan lima aspek yang menjadi prioritas dalam periode kedua pemerintahannya sepanjang 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *