Home / Berita / Bandara I Gusti Ngurah Rai Catat Penurunan Penumpang Sebesar 5 Persen di Masa Lebaran

Bandara I Gusti Ngurah Rai Catat Penurunan Penumpang Sebesar 5 Persen di Masa Lebaran

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Haruman Sulaksono mengatakan, jasa penggunaan pesawat udara di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada libur Idulfitri 2019 mengalami penurunan sekitar 5 persen. Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya jalan tol di daerah Jawa yang sudah beroperasi dan kedua adanya harga tiket maskapai yang mahal.

“Kalau secara nasional barangkali pertama pemicunya ada harga tiket yang kebetulan pada posisi cenderung ke batas atas dan sudah lama kita berada di batas bawah. Sehingga perubahan ini terasa dan pengaruhnya juga cukup besar,” ujarnya di Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (13/6).

Faktor lain seperti adanya jalan tol di daerah Jawa yang sudah beroperasi turut membuat penumpang beralih menggunakan jalan darat. Pengguna jasa menghitung biaya yang dikeluarkan menggunakan pesawat dan jalan darat cukup berbeda sehingga lebih memilih jalan darat.

“Kalau kita melihat secara global, kalau di daerah Jawa ini yang pertama jalan tol yang sudah beroperasi ada keinginan pengguna jasa untuk mencoba. Kedua, mungkin (penumpang) melakukan perbandingan atau perhitungan antara transportasi udara dengan jalan darat dan memang tidak mendesak untuk sampai ke tujuan sehingga melalui jalan tol masih bisa ditempuh,” jelasnya.

Haruman mengatakan, angka penumpang tersebut turun jika dibandingkan dengan kondisi keberangkatan dan kedatangan penumpang pada tahun lalu. “Mengalami penurunan di banding tahun sebelumnya sekitar 5 persen, pergerakan pesawat mencapai 436. Kemudian, dari sisi penumpang kurang lebih 1 persen,” katanya.

Dia menambahkan, angka-angka penurunan tersebut, masih stabil tidak ada perubahan yang signifikan mengenai penurunan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali jika dibandingkan dengan hari biasa atau kondisi normal. “Angka-angka tersebut masih diatas angka rata-rata kalau melihat pergerakan pesawat udara. Ada 400 (Pergerakan pesawat) per hari. Kemudian penumpang rata-rata berkisar di angka 60.000,” jelasnya

Sumber Merdeka, edit koranbumn

 

Check Also

Pupuk Indonesia Bersama KPK Gelar Roadshow Internalisasi Budaya Anti Gratifikasi

Menggalakkan kampanye Anti Gratifikasi di lingkungan perusahaan dan anak perusahaan, PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *