Home / Berita / Bank Mandiri Catatkan Total Pemesanan Sukuk ST003 Mencapai Rp771,9 Miliar

Bank Mandiri Catatkan Total Pemesanan Sukuk ST003 Mencapai Rp771,9 Miliar

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat total pemesanan sukuk negara tabungan seri ST003 mencapai Rp771,9 miliar. Nilai tersebut lebih tinggi daripada target yang ditetapkan sebesar Rp750 miliar.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi menjelaskan, pemesanan ST003 melalui Bank Mandiri cukup signifikan terhadap kuota secara nasional.

“Pemesanan sukuk ST003 di Bank Mandiri mencapai sekitar 22% dari total kuota nasional sebesar Rp3,5 triliun,” ujarnya keapda Bisnis, akhir pekan lalu.

Meski total pemesanan yang masuk mencapai 102% dari target, Hery mengakui bahwa pemesanan ST003 lebih rendah dari pendahulunya, yakni ST002 yang dirilis pada November 2018. Hery menjelaskan, hal itu disebabkan oleh tingkat kupon yang tidak semenarik seri sebelumnya.

“Saat itu Bank Mandiri berhasil melakukan penjualan sebesar Rp1,4 triliun dari total issuance Rp4,94 triliun. Hal ini disebabkan oleh spread atau premium dari kupon lebih kecil dari seri penerbitan tahun lalu,” jelasnya.

Selain itu, karakter nasabah lebih banyak membelanjakan dana daripada berinvestasi pada awal tahun turut menjadi faktor lainnya. Faktor lainnya adalah waktu penerbitan yang berdekatan dengan obligasi ritel berbasis tabungan atau saving bonds retail (SBR) seri SBR005.

“Selain faktor penerbitan yang waktunya berdekatan dengan penerbitan seri SBR005 pada Januari, dengan target nasabah yang sama, maka kapasitas investor tidak terlalu besar. Perlu diperluas lagi untuk target nasabah potensial dengan pemanfaatan jaringan distribusi lain pada bank,” jelasnya.

Perseroan telah menyiapkan strategi untuk meningkatkan pemesanan obligasi maupun sukuk negara ritel selanjutnya dengan mempermudah investor. Bank Mandiri, lanjutnya, akan mempermudah registrasi secara dalam jaringan (daring) bagi nasabah.

“Bank Mandiri akan mempermudah proses registrasi dengan cara registrasi online, sehingga para calon investor tidak perlu lagi datang ke cabang untuk melakukan registrasi. Jadi proses registrasi dan pemesanan dapat dilakukan secara online,” jelasnya.

Hery menuturkan, dengan menjadi mitra, perseroan memiliki potensi sisi akuisisi nasabah baru, baik untuk bank maupun produk surat berharga negara (SBN) di pasar perdana. Menurutnya, perseroan juga diuntungkan karena belum banyak bank lain yang memberikan layanan SBN daring.

Perseroan, lanjutnya, akan memaksimalkan potensi nasabah baru dan memperluas basis investor, khususnya pada segmen milenial. Dia mengatakan, potensi nasabah milenial di Bank Mandiri mencapai 7 juta nasabah.

“Kami akan meningkatkan perolehan new acqusition perluasan basis investor ritel yang ada di Bank Mandiri dengan menyasar segmen milenial, dengan potensi 7 juta nasabah pemilik rekening tabungan dengan kategori milenial. Jadi, para calon investor muda dapat dengan mudah memulai berinvestasi mulai dari Rp 1 juta, dengan cara pemesanan yang mudah juga,” jelasnya.

ST003 merupakan sukuk berbasis tabungan yang dipasarkan pada 1—20 Februari dengan imbalan minimal sebesar 8,15%. Imbalan tersebut didapatkan dari penghitungan BI-7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) ditambah spread sebesar 215 bps.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Penetrasi Pasar Produk Petrokimia Gresik di Wilayah Labuan Bajo

Kendala transportasi dan medan sulit tak menjadi masalah, karena Petrokimia Gresik berkomitmen hadir memberikan solusi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *