Home / Berita / Bank Mandiri Salurkan 122 Hewan Kurban Bagi Korban Gempa Lombok

Bank Mandiri Salurkan 122 Hewan Kurban Bagi Korban Gempa Lombok

Idul Adha 1439 Hijriah, PT Bank Mandiri Tbk. (Persero) mendistribusikan sebanyak 122 hewan kurban kepada warga di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat yang terdampak gempa bumi. Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan mengatakan, ibadah kurban ini merupakan wahana untuk mengasah rasa empati manusia untuk senantiasa peduli terhadap sesama.

“Kepedulian kepada sesama ini penting sekali ditumbuhkan dalam setiap pribadi. Untuk itu, kami sangat mendorong para karyawan melakukan ibadah kurban, serta yang terpenting dapat mengambil hikmah dari simbolik ibadah kurban,” kata Kartika dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tempo, Rabu, 22 Agustus 2018.

Selain kepada warga Lombok, kata Kartika, Bank Mandiri juga mendistribusikan sebanyak 2.416 hewan kurban di wilayah Jabodetabek dan seluruh Indonesia. Ia mengatakan hewan kurban tersebut di distribusikan khususnya kepada masyarakat kurang mampu lintas agama dan penyandang difabilitas. “Masing-masing terdiri atas 754 ekor sapi dan 1.662 ekor kambing kepada masyarakat,” kata Kartika.

Menurut Kartika, di Jabodetabek, hewan kurban didistribusikan kepada masyarakat yang berada di sekitar komplek Bank Mandiri. Selain itu juga didistribusikan kepada beberapa lembaga seperti Mandiri Amal Insani (MAI), Panti Asuhan Vincentius Putra, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) dan Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC).

Adapun tema yang diusung Bank Mandiri tahun ini adalah “Spirit Berqurban, Spirit Memakmurkan Negeri”. Di Jakarta, acara simbolis penyembelihan hewan kurban dan pendistribusiannya dipusatkan di Komplek Perumahan Karyawan Bank Mandiri Pancoran. Untuk daerah lain di Indonesia, penyaluran daging kurban dikoordinasikan melalui Kantor Wilayah/Cabang Bank Mandiri setempat.

Sumber tempo.co

Check Also

Jamkrindo Berubah Jadi PT, Dirut Randi Anto Kliam Dapat Ambil Keputusan Lebih Cepat

Direktur Utama (Dirut) Perum Jamkrindo Randi Anto menilai perubahan status badan usaha BUMN tersebut dari Perum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *