Home / Berita / Bank Mandiri Terlibat dalam Kredit Sindikasi, Kucurkan Rp2 Triliun dari Total Nilai Kredit Rp6 Triliun ke Salim Group

Bank Mandiri Terlibat dalam Kredit Sindikasi, Kucurkan Rp2 Triliun dari Total Nilai Kredit Rp6 Triliun ke Salim Group

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. terlibat dalam kredit sindikasi dengan total nilai Rp6 triliun kepada anak usaha Salim Group yakni PT Tamaris Hidro dan Anak Perusahaan.

VP Corporate Solution Group Bank Mandiri Budi Purwanto mengatakan, dalam proyek tersebut, perseroan memberikan kredit senilai Rp2 triliun, baik dalam rupiah maupun dolar. Pembiayaan itu, terbagi ke dalam tahapan sesuai dengan perkembangan proyek dan kebutuhan debitur.

“Total fasilitas ekuivalen rupiah adalah sebesar Rp6 triliun, dan porsi Bank Mandiri adalah ekuivalen Rp2 triliun dan pembiayaan ini terbagi dalam beberapa tranches[tahapan], menyesuaikan dengan progress proyek dan kebutuhan nasabah,” jelasnya kepada Bisnis, Rabu (20/2/2019).

Dia menjelaskan, pembiayaan tersebut diberikan untuk refinancing dan pembiayaan konstruksi beberapa proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTMH) milk Tamaris, serta untuk kebutuhan pengembangan usaha.

Budi menjelaskan, dengan demikian tenor dan pricing atau bunga yang ditetapkan bervariasi untuk masing-masing tahapan. Hal itu akan disesuaikan pula dengan arus kas dari masing-masing proyek yang dijalankan.

Perseroan, lanjutnya, menilai potensi pembiayaan proyek PLTMH dan PLTA di Indoensia masih cukup besar. Dengan syarat, proyek-proyek tersebut telah melalui proses assestment dan dianggap feasible serta bankable  oleh perseroan.

Kredit sindikasi tersebut juga diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Ketiga bank besar itu mengambil posisi sebagai join mandated lead arranger dalam kredit tersebut.

Kredit sindikasi tersebut diberikan dalam rupiah dan dolar, masing-masing senilai Rp3,96 triliun, dan US$140,6 juta. Dalam kredit tersebut, BCA ikut memberikan kredit senilai Rp2,7 triliun baik dalam rupiah dan dolar.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Lowongan PELNI Jadi ABK Kontrak Kapal Perintis

PT Pelni (Persero) membuka kesempatan berkarir sebagai ABK Kontrak Kapal Perintis. Pendaftaran paling lambat sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *