Home / Berita / BNI, WIKA dan PTPN III Bersinergi Bangun Sarana Air Bersih di Ponpes Buntet

BNI, WIKA dan PTPN III Bersinergi Bangun Sarana Air Bersih di Ponpes Buntet

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno menyerahkan bantuan sarana air bersih ke Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat. Bantuan sarana air bersih ini diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet Cirebon KH Adib Rofiuddin.

Bantuan ini merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sinergi BUMN yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Tbk) dan PT Perkebunan Nusantara (Persero) III senilai Rp 200 juta.

“Saya meyakini dengan adanya sarana ini membuat para santri semakin semangat dalam menuntut ilmu. Bantuan ini menjadi bukti nyata BUMN juga ikut andil dalam pengembangan pendidikan di Indonesia,” ujar Rini.

Selain sarana air bersih, Menteri Rini juga menyerahkan bantuan pengadaan lift di Rumah Sakit Pada Waras Ponpes Buntet senilai Rp 600 juta. Bantuan ini juga CSR yang diberikan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk Pondok Pesantren Buntet Cirebon.

“Insya Allah kami siap bersinergi dalam membantu pengembangan pondok pesantren di Indonesia, termasuk Ponpes Buntet ini. Saya berharap para santri dapat memanfaatkan ilmunya dalam membangun bangsa dan negara kita tercinta ini,” pungkasnya.

Pada 2017, Kementerian BUMN juga telah memberikan bantuan berupa fasilitas pendidikan ke Ponpes Buntet yaitu Indoor Sport Hall and Auditorium Mah Muqoyyim yang dibangun PT Wijaya Karya (Persero) Tbk senilai Rp 6,5 miliar, gedung Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dari Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT Bank Republik Indonesia (Persero) Tbk dan pembangun MI Wahtoniyah dibantu oleh Bank Mandiri dan Bank Mandiri Syariah senilai Rp1,2 miliar dan sanitasi Rp 400 juta.

Sumber Kementerian BUMN, edit koranbumn

Check Also

Presiden Jokowi Sebut 6 Alasan Semangat Bangun Infrastruktur di Periode I

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada 6 alasan mengapa dirinya semangat membangun infrastruktur di periode …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *