Home / Berita / Brantas Abipraya Garap Proyek Rumah Susun BPJN X

Brantas Abipraya Garap Proyek Rumah Susun BPJN X

PT Brantas Abipraya (Persero) sedang mengerjakan Proyek Rumah Susun BPJN X bagi aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Dirancang elok dengan cat warna-warni sehingga tampak lebih menarik. “Ini lah salah satu komitmen kami dalam menyukseskan program Satu Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Hunian ini memiliki 35 unit dan mampu menampung 35 kepala keluarga di dalamnya dengan tipe bangunan 45,” ujar Widyo Praseno selaku Direktur Operasi II Brantas Abipraya.

Widyo Praseno menambahkan, pembangunan tempat tinggal bertingkat ini tak hanya diperuntukkan bagi ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), namun juga untuk mahasiswa dan santri di pondok pesantren. Mengukuhkan komitmennya dalam membangun negeri, General Manager Divisi Operasi I, Mustafa Nahdi Brantas Abipraya mengatakan bahwa selain membangun Rusun BPJN ini, Abipraya juga telah merampungkan Rusun Modern Internasional Dea Malela di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dengan tipe barak tiga lantai.

“Suatu kebanggaan bagi kami, diberikan kepercayaan dalam pembangunan Rumah Susun Sewa Wilayah Nusa Tenggara Barat dan Timur. Lokasinya tersebar di delapan titik yaitu Lombok Barat, Lombok Timur, Sumbawa, Bima, Sikka, Kupang, Timor Tengah Utara dan Rote,” ujar Widyo Praseno.

Di Jakarta, peletakan batu pertama untuk pembangunan Rusun Tingkat Tinggi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pun telah dilakukan oleh Abipraya pada Februari 2019 lalu.

BUMN kontraktor yang aktif dalam mendukung program Nawa Cita ini melengkapi hunian vertikal Paspampres bertingkat 10 lantai dengan ditambah 1 lantai semi basement dan 1 Helipad ini dibangun di atas lahan seluas 5608 m2.

“Proyek ini pun menjadi bukti keseriusan kami dalam menyokong percepatan realisasi Program Sejuta Rumah dan semoga dapat memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat Indonesia, Kami pun sangat serius dalam seluruh pembangunan rusun, yaitu kesemuanya ditargetkan tepat waktu, mutu, biaya dan tentunya zero accident,” ujar Mustafa Nahdi.

Sumber Brantas Abipraya,edit koranbumn

Check Also

Pujasera di Rest Area Jagorawi Kompak Beralih Gunakan Tabung LPG Pink

Pertamina targetkan 65 tabung LPG (Liquefied Petroleoum Gas) Bright Gas akan digunakan oleh pengusaha kuliner …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *