Home / Berita / BRI Dorong UMKM Naik Kelas Go Internasional, dengan Rintisan Program Inkubasi

BRI Dorong UMKM Naik Kelas Go Internasional, dengan Rintisan Program Inkubasi

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas dengan menggalakkan program inkubasi bisnis untuk UMKM yang diberi nama BRIncubator. Program inkubasi ini sejatinya telah dirintis sejak tahun lalu dan dinilai cukup efektif.

Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel BRI Djoko Purwanto menjelaskan, BRIncubator merupakan program yang berorientasi pada pemberian akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas serta kapabilitas UMKM secara digital dan fokus pada ekspor.

“Kami punya visi menciptakan UMKM yang berkualitas dan berdaya saing. Selama ini UMKM jadi portofolio yang mendominasi di BRI. Kami ingin UMKM ini tumbuh lebih cepat lagi sehingga lebih banyak portofolio yang kami biayai. Mulailah kami lakukan program BRInkubator ini,” ungkap Djoko di Hotel Le Eminence, Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (6/4).

Menurut Djoko, para pengusaha UMKM yang bergabung di program ini akan mendapatkan pendampingan dan pendidikan tentang empat hal. Pertama, go modern yaitu mengajari para UMKM cara mengemas produk sesuai dengan kebutuhan pasar. Kedua, go digital yaitu UMKM dilatih agar mereka bisa mempromosikan produknya melalui platform digital seperti lewat Instagram, YouTube dan sebagainya.

Ketiga, pengusaha UMKM juga diajarkan tentang go on line. Tujuannya agar mereka bisa menjual produknya melalui platform online seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee dan sebagainya.

“Dulu kalau usaha itu lokasi, lokasi dan lokasi. Sekarang e-commerce, e-commerce dan e-commerce,” ujarnya.

Faktor lokasi menurut Djoko tidak lagi menjadi satu hal yang penting dalam berusaha. Contohnya nyatanya banyak industri rumahan yang lokasinya tidak strategis namun produknya laris manis.

“Ya kan ada Gojek, Grab. Lokasinya di dalam gang, tapi yang pesan tetap banyak,” ujarnya.

Tak hanya itu, UMKM tersebut juga didorong untuk go international alias berorientasi ekspor. Melalui program ini, Djoko berharap pihaknya dapat mendorong dan memfasilitasi UMKM untuk bisa naik kelas dan memperluas pasar baik nasional maupun internasional.

“Dan harapannya bisa berkelanjutan,” tandasnya.

Sumber Kumparan, edit koranbumn

Check Also

Kampus Indonesia Masuk Peringkat Universitas Terbaik ASEAN versi THE

 The Times Higher Education baru saja merilis Peringkat Universitas Dunia 2020 yang mencakup hampir 1.400 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *