Home / Berita / BTN Alami Kenaikan Rasio Kredit Bermasalah pada Kuartal I / 2019

BTN Alami Kenaikan Rasio Kredit Bermasalah pada Kuartal I / 2019

Tiga dari empat bank BUMN mencatatkan perbaikan rasio kredit macet di triwulan pertama tahun 2019 ini. Namun berbeda dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk.

Bank ini justru mengalami kenaikan rasio kredit bermasalah dimana NPL gross kuartal I tercatat 2,92%, naik dari 2,78% di triwulan pertama tahun lalu. NPL nett perseroan juga naik dari level 1,78% menjadi 2%.

Namun, peningkatan ini juga dibarengi dengan cadangan atau coverage ratio yang dipupuk oleh BTN dari 42,29% di kuartal I-2018 menjadi 45,07% per akhir Maret 2019.

Untuk memperbaiki rasio NPL, BTN akan juga akan melakukan pencadangan tahun ini. “Tahun lalu kami menaikkan CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai) terutama di kuartal IV-2018 sebesar Rp 1,8 triliun. Kita perkirakaan di tahun ini juga kurang lebih mirip angkanya,” kata Direktur Collection and Asset Management BTN Nixon Napitupulu.

Hal ini berbeda dengan tiga bank BUMN lain. PT Bank Negara Indonesia Tbk  misalnya mampu menjaga rasio NPL gross di level 1,9% di tengah pertumbuhan kredit. Rasio kredit bermasalah itu turun dari 2,3% di kuartal I tahun 2018. Hanya saja, NPL nett BNI naik tipis dari 0,8% menjadi 0,9%.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk juga berhasil mencatatkan perbaikan rasio kredit bermasalah di kuartal I. NPL gross BRI turun dari 2,39% di triwulan pertama tahun lalu menjadi 2,31%. Begitupun dengan NPL nett turun dari 1,16% menjadi 1,05%.

Sementara PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan rasio NPL gross sebesar 2,68%, turun dari dari 3,32% di triwulan I 2018. Sehingga memangkas alokasi biaya pencadangan perseroan menjadi Rp2,8 triliun dari Rp3,8 triliun atau berhasil turun sebesar 28,1% yoy.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Sinergi PHE dan Pertamedika IHC Peduli Kualitas Gizi Ibu dan Anak di Wilayah Terdampak Peristiwa YYA

Sejak pagi, suasana Posyandu Dusun Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang riuh rendah dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *