Home / Berita / BTN Catatkan Penyaluran KPR Millenial Mencapai Nilai Transaksi Rp 1,3 triliun Sepanjang Januari-Februari 2019

BTN Catatkan Penyaluran KPR Millenial Mencapai Nilai Transaksi Rp 1,3 triliun Sepanjang Januari-Februari 2019

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) terus mengoptimalkan penyaluran kredit kepemilikan hunian untuk pasar millenial lewat produk KPR Gaesss yang sudah dirilis sejak Oktober 2018 lalu.

Sepanjang Januari-Februari 2019, BTN telah mencatatkan transaksi penyaluran baru KPR millenial sebanyak 3.997 unit dengan nilai transaksi Rp 1,3 triliun. Pencapaian tersebut setara 18,5% dari total target KPR Gaesss bank pelat merah ini.

“Target penyaluran KPR Milenial BTN di tahun 2019 sebesar Rp 7 Triliun.” ungkap Budi Satria, Direktur Konsumer Bank BTN kepada Kontan.co.id, Jumat (22/3).

Budi menambahkan, rata-rata plafon KPR Gaesss yang disalurkan BTN Rp 350 jutaan. Sementara harga rata-rata rumah yang banyak digandungi para millenial tersebut sekitar Rp 400 juta.

Program KPR Gaesss ditawarkan dengan tenor atau jangka waktu kredit maksimal 30 tahun. Selain itu, juga menawarkan kelebihan seperti suku bunga 8,88% fixed rate dua tahun yang berlaku untuk seluruh plafon, bebas pengendapan dana, dan discount provisi 50%.

Meskipun ditawarkan dengan tenor sampai Rp 30 tahun, kebanyakan millenial mengambil KPR dengan jangka waktu 20 tahun. Konsumen yang mengambil jangka waktu 25 tahun- 30 tahun hanya sebagian kecil.

Adapun total realisasi KPR/KPA BTN secara total dari Januari sampai Februari 2019 mencapai Rp 2,27 triliun atau tumbuh 3,05% dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Itu artinya, KPR millenial menyumbang porsi 57,2%.

Sebagai tambahan, Bank BTN berhasil mencatatkan transaksi KPR Gaesss Rp 1,7 triliun tahun 2018 sejak diluncurkan pada Oktober. Dengan begitu, total KPR Gaesss yang sudah disalurkan bank ini hingga Februari 2019 telah mencapai Rp 3 triliun.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Bank Mantap Bentuk Unit Usaha Syariah

PT Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap membentuk unit usaha syariah. Saat ini bank tengah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *