Home / Berita / BTN Optimistis NIM akan Membaik di Tahun 2019

BTN Optimistis NIM akan Membaik di Tahun 2019

Memasuki babak baru di tahun 2019, sejumlah bankir optimistis margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) bakal membaik. Sebab, sebagian besar bank menyatakan sudah mulai menyesuaikan bunga kredit secara bertahap pasca bunga simpanan meningkat di tahun lalu akibat kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Ambil contoh PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang meyakini NIM akan terkoreksi di tahun 2019. Pasalnya, per kuartal I-2019 NIM BTN sempat mengalami penyusutan cukup dalam secara tahunan dari 4,21% menjadi hanya sebesar 3,63% atau turun 58 basis poin (bps).

Direktur Resiko, Strategi dan Kepatuhan BTN Mahelan Prabantarikso menjelaskan penurunan NIM itu disebabkan oleh ketatnya likuiditas perusahaan sehingga meningkatkan beban bunga.

Memang, bila merujuk laporan keuangan BTN pada kuartal I-2019, beban bunga perusahaan meningkat drastis dari Rp 2,9 triliun menjadi sebesar Rp 4,02 triliun atau naik 38,17% secara year on year (yoy). Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibanding pendapatan bunga yang diperoleh BTN pada periode yang sama sebesar 21,69% yoy menjadi Rp 6,42 triliun.

“Realisasi atas beban bunga melebihi target yang ditetapkan, sebagai akibat pemenuhan rasio likuiditas pada akhir tahun yang banyak didominasi oleh deposito,” ujar Mahelan

Namun, ia mengatakan kalau saat ini BTN sudah mulai merekomposisi dan melepaskan sebagian besar deposito. Terutama yang telah jatuh tempo, pada suku bunga yang lebih rendah dan fokus pada peningkatan dana murah (current account and saving account/CASA).

Wajar kalau beban bunga BTN meningkat, sebabnya sebanyak 55,26% dari total dana pihak ketiga (DPK) BTN merupakan deposito yang naik 20,13% yoy menjadi Rp 119,26 triliun.

Di samping itu, kendati belum memutuskan untuk menaikkan suku bunga kredit, BTN optimistis tetap bisa menggenjot pendapatan bunga. “Pendapatan bunga BTN di kuartal I 2019 masih sesuai dengan target kami,” terangnya.

Dus, tahun ini bank bersandi bursa BBTN ini memperkirakan rasio NIM akan naik menjadi 4%.

Sumber Kontan , edit koranbumn

Check Also

Kampus Indonesia Masuk Peringkat Universitas Terbaik ASEAN versi THE

 The Times Higher Education baru saja merilis Peringkat Universitas Dunia 2020 yang mencakup hampir 1.400 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *