Home / Berita / BTN Tidak Targetkan Pertumbuhan DPK Valas

BTN Tidak Targetkan Pertumbuhan DPK Valas

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengatakan pihaknya tidak menargetkan pertumbuhan tinggi untuk realisasi dana pihak ketiga (DPK) dalam mata uang valuta asing (valas).

Direktur Konsumer BTN Budi Satria menyebut saat ini perseroan belum memiliki kebutuhan untuk menyalurkan kredit dalam mata uang valas

Di sisi lain mayoritas kredit yang disalurkan oleh BTN memang merupakan kredit pemilikan rumah (KPR) yang seluruhnya menggunakan mata uang rupiah.

Meski begitu, pihaknya tetap memiliki produk tabungan mata uang valas sebagai cara untuk difrensiasi produk pendanaan.

“DPK valas BTN melalui Felas (tabungan valas) tumbuh reguler sesuai dengan permintaan nasabah,” katanya kepada Kontan.co.id, Minggu (7/4).

Adapun, sampai dengan Maret 2019 ini total tabungan DPK valas BTN yang masuk dalam kategori dana murah baru mencapai Rp 42,69 miliar. Posisi tersebut secara year to date (ytd) tumbuh sebanyak 48,7%

Sekadar informasi saja, Bank Indonesia (BI) dalam analisis uang beredar mencatat per Februari 2019 lalu total DPK valas mengalami pertumbuhan sebesar 8,8% secara years on years (yoy) menjadi Rp 757,2 triliun.

Persentase ini lebih tinggi dari pertumbuhan DPK rupiah yang baru tumbuh 5,3% pada bulan Februari 2019 lalu. Pun, meningkat dari kenaikan DPK valas di bulan sebelumnya yang hanya naik 6,2% yoy.

Bila dirinci berdasarkan jenisnya, dana mahal alias deposito dalam bentuk valas naik paling tinggi menembus 15,4% yoy menjadi Rp 344 triliun. Pertumbuhan ini jauh melebihi periode bulan sebelumnya yang tercatat naik 8,5% yoy.

BI dalam analisisnya mengatakan, peningkatan deposito valas ini merupakan hal yang wajar. Sebab, kenaikan tersebut terjadi seiring meningkatnya suku bunga tertimbang simpanan berjangka valas dari 2,23% pada bulan Januari 2019 menjadi 2,27% di bulan kedua tahun 2019.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Kampus Indonesia Masuk Peringkat Universitas Terbaik ASEAN versi THE

 The Times Higher Education baru saja merilis Peringkat Universitas Dunia 2020 yang mencakup hampir 1.400 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *