Home / Berita / Bulog Nilai Biaya Pembangunan Cold Storage Cabai Masih Standar

Bulog Nilai Biaya Pembangunan Cold Storage Cabai Masih Standar

Perum Bulog menyatakan bahwa biaya pembangunan cold storage cabai masih relatif alias belum tentu mahal. Di samping itu, biaya perawatan cold storage cabai pun dinilai masih dalam level standar.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal memperkirakan biaya pembangunan cold storage dalam tahapan yang standar. Menurut dia, biaya perawatan seperti pengeluaran listrik pun tidak terlalu besar. Kendati demikian, untuk komoditas cabai terdapat tantangan harga jual yang belum tentu kompetitif.

“Kalau daging (disimpan di cold storage) begitu dijual kan harganya masih lumayan, nah kalau cabai ini kita belum tahu. Tapi yang pasti ya mungkin (harga jualnya) lebih rendah,” kata Awaludin

Sejauh ini, dia menjelaskan, belum ada arahan maupun penugasan dari pemerintah kepada Bulog untuk menambah kapasitas cold storage yang ada untuk dialokasikan khusus untuk cabai. Hanya saja apabila penugasan itu ada, kata dia, Bulog siap untuk merealisasikan pembangunan lemari pendinginnya.

Dia menambahkan, berdasarkan fungsi dasar Bulog sebagai badan usaha berpelat merah di bidang stabilitas pangan, sejauh ini peran Bulog masih di level menjaga stabilitas di komoditas pertanian seperti padi, jagung, dan kedelai.

Ekonom dari Instute for Development of Economics and Finance (Indef) Rusli Abdullah mengatakan, Bulog menjadi lembaga yang paling dimungkinkan memegang alih pembangunan dan perawatan cold storage cabai apabila terealisasi. Hanya saja, kata dia, pertanyaan mendasar mengenai pembangunan cold storage cabai itu juga harus dipikirkan akan berperan ke sisi bisnis atau semata-mata hanya fasilitas dari pemerintah.

“Jadi ya cold storage ini mau dijadikan bisnis atau fasilitas yang disediakan oleh pemerintah? Kalau sifatnya itu fasilitas pemerintah, idealnya berarti Bulog akan berperan untuk jaga gejolak harga,” kata dia.

Sumber Republika, edit koranbumn

Check Also

Pesan Presiden Jokowi ke Erick Thohir, “BUMN Ekspansi ke Pasar Modal”

Presiden Joko Widodo punya pesan khusus untuk menteri baru yang menangani Badan Usaha Milik Negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *