Home / Berita / Bupati Abdullah Azwar Anas Bahas Finalisasi Desain Pembangunan Industri Kereta Api Terbesar di Banyuwangi

Bupati Abdullah Azwar Anas Bahas Finalisasi Desain Pembangunan Industri Kereta Api Terbesar di Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas telah melakukan pembahasan finalisasi desain pembangunan industri kereta api TERBESAR di Indonesia yg segera dibangun di Banyuwangi oleh BUMN PT INKA. Produksi keretanya bakal diekspor ke berbagai negara. Di dalamnya juga ada Museum Kereta yg akan menjadi destinasi wisata baru.

Desain bangunannya mengadopsi arsitektur khas masyarakat Osing—sebagaimana desain hotel dan berbagai ruang publik baru di Banyuwangi. Inilah ikhtiar Pemerintah Banyuwangi bersama menitipkan peradaban dan kebudayaan lokal di tengah kemajuan-kemajuan ekonomi daerah.

PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) merencanakan pembangunan pabrik kereta api terintegrasi di kabupaten paling ujung barat Jawa ini. Dengan adanya pabrik di Banyuwangi, INKA berharap akan menambah kapasitas produksi sebanyak 2 gerbong perhari menjadi 4 gerbong perhari untuk memenuhi pesanan ekspor dan memproyeksikan industri INKA di Banyuwangi bisa menyerap hingga 1.000 tenaga kerja. Ia berharap kebutuhan tenaga kerja tersebut bisa dipenuhi dari sekolah vokasi yang ada di Banyuwangi.

Bupati Abdullah Azwar Anas sangat mendukung pembangunan pabrik INKA di Banyuwangi. “Pabrik ini adalah bagian dari menggerakkan sektor ekonomi domestik strategis sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo. Dan yang terpenting juga menyerap tenaga kerja, menggerakkan ekonomi lokal,” papar Anas.

Anas mendorong PT INKA untuk membangun pabrik berkonsep green industry dan mengusung konsep arsitektur lokal. “Bisa menanam banyak pohon di lingkungan pabrik, pengelolaan produksi yang bagus, serta mengusung arsitektur lokal sehingga ikut merawat kearifan lokal masyarakat,” pesan Anas.

Selain itu, Anas ingin agar pabrik INKA ini bisa mendukung pariwisata Banyuwangi misalnya menawarkan wisata teknologi tentang perkeretaapian. “Kami berharap, pembangunan pabrik ini juga memiliki multiplier effect ke dunia pariwisata Banyuwangi sehingga wisatawan yang datang ke Banyuwangi akan selalu mendapat atraksi baru dari Banyuwangi,” tutup Anas.

koranbumn

Check Also

Siasati Ketergantungan PLTA, Kamboja Minati Pembangkit Listrik Apung Buatan PAL

 Kamboja tertarik pada pembangkit listrik apung buatan Indonesia untuk menyiasati ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *