Home / Berita / Curug Sibiting Pekalongan Timur Destinasi Baru Wisata Alam Perhutani

Curug Sibiting Pekalongan Timur Destinasi Baru Wisata Alam Perhutani

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) mengembangkan destinasi wisata baru di Kabupaten Batang yaitu curug Sibiting. Wisata ini terletak di petak 48 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kembanglangit Bagian Keasatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandar atau secara administratif masuk wilayah Kecamatan Blado, Batang.

Lokasi curug Sibiting berjarak  25 km  dari kota Batang dengan akses jalan yang mudah yaitu di jalur alternatif Batang menuju Dieng. Wisata ini berada didataran tinggi bersuasana sejuk dan jauh dari keramaian kota, dengan pemandangan alam indah berupa hamparan pohon pinus dan damar. Curug Sibiting juga menawarkan kuliner makanan dan minuman tradisional khas Jawa. Hal ini membuat curug Sibiting menjadi salah satu pilihan wisata  alam bagi para pengunjung untuk melepas lelah dari rutinitas pekerjaan.

Administratur KPH Pekalongan Timur Joko Santoso menyampaikan, “Kerjasama yang sudah dilakukan Perhutani dengan Pemerintah kabupaten Batang serta stakeholder terkait untuk mengembangkan wisata alam ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan sekaligus meningkatkan peran aktifnya untuk menjaga kelestarian hutan ,” ujar Joko.

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sekarlangit Cahyono menyampaikan terimakasih kepada Perhutani yang sudah memberi peluang kerjasama di bidang wisata yang diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan guna mendukung pendapat asli desa melalui pengembangan potensi wisata dalam kawasan hutan Perhutani juga meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat serta dapat memberikan manfaat bagi para pihak didalamnya. (Kom-PHT/PKT/MW).

Sumber Perhutani, edit koranbumn

Check Also

Pelindo Sambut Hangat Tamu Negara Peserta ASEAN Port Association Meet 2019 di Yogyakarta ⁣

Total seribu atlet dan kontingen dari sembilan negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Ports …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *