Home / Berita / Dampak Pengoperasian DDT, Beberapa Keberangkatan KRL Terpaksa Tertunda

Dampak Pengoperasian DDT, Beberapa Keberangkatan KRL Terpaksa Tertunda

Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta-Banten Direktorat Jendral Perkeretaapian hari ini mulai mengoperasikan double-double track (DDT) untuk lintas Jatinegara-Cakung sepanjang 9,5 Km.

Sebagai dampak penyesuaian dari pembukaan DDT ini akibatnya perjalanan KRL pagi ini sedikit terganggu. Beberapa keberangkatan KRL terpaksa tertunda dan mengakibatkan penumpukan di sejumlah stasiun.

“Penyesuaian ini kita lakukan secepatnya. Tidak lebih dari 2 hari. Jakarta ini KRL hampir 1.000 perjalanan. Untuk mengutamakan keselamatan adalah prinsip kami. Ini akan diperbaiki terus-terusan dan pola operasi diupdate,” kata VP Corporate Commnunication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4).

Anne meminta kepada para calon penumpang untuk terus mengakses informasi mengenai KRL ini baik melalui aplikasi atau melalui media sosial KCI.

Anne meyakinkan kepada para pengguna KRL, bahwa keterlambatan ini hanyalah bersifat sementara. Ke depannya, dipastikan perjalanan KRL akan lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Dengan dioperasikannya DDT ini maka jalur perjalanan KRL dengan kereta jarak jauh akan dipisahkan.

“Kami mohon maaf. Ini sudah 17 tahun dikerjakan dan ini sejarah. Mungkin ada masyarakat marah tapi ini untuk masa depan transportasi. demi KRL dan jarak jauh lancar,” pungkasnya.

Sumber Merdeka, edit koranbumn

Check Also

Waskita Karya Dapatkan Kunjungan dari Menteri Basuki Hadimuljono di Proyek Jalan Tol Cinere-Serpong

PT Waskita Karya (Persero) Tbk  mendapatkan kunjungan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Proyek Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *