Home / Berita / Desa Ende, Desa Binaan ITDC

Desa Ende, Desa Binaan ITDC

Selain pantai-pantai yang indah, Desa Ende merupakan salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi jika berlibur ke Lombok. Desa Ende merupakan salah satu desa wisata Lombok yang masih menjunjung tinggi nilai dan istiadat suku Sasak dan merupakan desa binaan ITDC.

Suku Sasak yang menempati Desa Ende sejak ribuan tahun yang lalu, mahir menenun. Sejak zaman dahulu kala hingga kini, tradisi sesek atau menenun dipegang erat oleh suku Sasak. Sesek dilakukan dengan menjalin benang satu demi satu (sak sak). Benang yang sudah terjalin kemudian dipadatkan hingga berwujud layaknya kain dengan cara memukul-mukul alat tenun. Bagi suku Sasak, menenun adalah aktivitas wajib bagi perempuan. Karena itu, setiap rumah wajib memiliki alat tenun sederhana yang terbuat dari kayu.

Anak perempuan di desa ini diajari ilmu tenun turun menurun sejak kecil karena kemampuan ini merupakan syarat mutlak sebelum menikah. Ketika kelak saat berumah tangga, kain tenun yang dibuat oleh si wanita digunakan sebagai alas atau selimut pada malam pertama mereka.

Namun kini laki-laki juga ikut memproduksi kain. Tetapi bukan tenun, melainkan kain Ikat. Alat yang digunakan juga berbeda dengan alat tenun kain. Untuk benang tenun, warga membuat sendiri dengan memintal kapas. Tak hanya membuat benang sendiri, pewarnaan juga menggunakan warna-warna alami dengan memanfaatkan tumbuhan atau tanaman sekitar, seperti kulit kayu, dedaunan atau tumbuhan lain.

Berkesempatan berlibur ke Lombok, jangan lupa memasukkan desa wisata Ende sebagai salah satu destinasi yang wajib kamu kunjungi.

Sumber ITDC, edit koranbumn

Check Also

Pasar Murah Petrokimia Gresik di Gerai Pertanian Petromart

Pasar Murah Petrokimia Gresik hadir di halaman gerai pertanian Petromart milik PG di Kec. Sukapura, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *