Home / Berita / Dirut B. Didik Prasetyo Berkesinabungan Sampaikan Transformasi RNI ke Depan

Dirut B. Didik Prasetyo Berkesinabungan Sampaikan Transformasi RNI ke Depan

Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo tak henti menyampaikan gambaran transformasi RNI ke depan kepada karyawan RNI di setiap unit usaha. Setelah paparannya di PT Rajawali Nusindo, PT PG Rajawali I, dan PT Phapros Tbk, Senin, 25 Februari 2019, Direktur RNI menyapa seluruh karyawan RNI Holding serta PT Rajawali Nusindo dan PT Phapros yang berkantor di Jakarta. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Keuangan RNI M. Yana Aditya, Direktur Pengembangan RNI Djoko Retnadi, Direktur Pengendalian Usaha RNI Agung P. Murdanoto, Direktur SDM dan Umum RNI J. Nanang Marjianto, serta Direksi Phapros, para Group Head, dan segenap karyawan.

Dalam acara yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung RNI, Jakarta, tersebut Didik Prasetyo menyampaikan mengenai kondisi RNI saat ini khususnya RNI Holding dari sisi pendapatan usaha dan kondisi keuangan. Ia mengatakan, pendapatan di Holding terdiri dari deviden dari Anak Perusahaan, sewa tanah dan bangunan serta pendapatan lainnya. Pada realisasinya masih ada beberapa anak perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya membayar deviden ataupun sewa karena alasan tertentu

Didik menjelaskan, bahwa kedepan RNI harus bertransformasi agar dapat terus tumbuh. Ia mengibaratkan pada kehidupan seekor burung elang yang pada usia 40 tahun mulai sulit untuk berburu bahkan melanjutkan hidup. Cakar sang elang mulai sulit memegang mangsa, paruh elang yang panjang dan tajam menjadi bengkok, begitupun kedua sayapnya menjadi tua dengan bulu yang semakin menebal. Agar dapat terus hidup, elang harus melakukan proses perubahan yang menyakitkan selama 150 hari, apa bila proses itu dapat dilalui maka elang dapat kembali melanjutkan hidup untuk berpuluh tahun kedepan.

Didik menekankan, salah satu tantangan dalam melakukan transformasi adalah terjebak menjadi Lazy Company dengan ciri antara lain, tidak mau melakukan perubahan, tidak mau melakukan inovasi baru dalam zona nyaman, tidak mau melakukan investasi baru meski memiliki cukup modal, regenerasi tenaga kerja minim, banyaknya pegawai berusia tua, mendapatkan gaji lebih dari 22 kali dalam satu tahun, biaya hiburan yang tinggi, dan serangkaian perilaku malas lainnya dalam bekerja. Untuk itu Ia berpesan, agar Anak Perusahaan RNI Group menjauhi dan menghilangkan ciri-ciri dari lazy company dari aktivitas dan keseharian perusahaan.

Didik berharap agar berbagai perubahan yang akan dilakukan oleh RNI tidak menjadikan karyawan takut dan khawatir. Sebaliknya, ia meminta agar seluruh elemen karyawan dapat mendukung proses tersebut dengan memberikan kinerja terbaik. “Mari sama-sama kita dukung dan doakan agar berbagi perubahan dan rencana bisnis yang akan dilakukan dapat berjalan dengan lancar sehingga membawa RNI baru menjadi lebih baik. Transformasi untuk RNI baru..” ujar Didik.
Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dan ditutup dengan ramah tamah serta makan bersama. Semoga RNI bangkit, semakin Jaya dalam harmon.

Sumber RNI, edit koranbumn
.

Check Also

Lakukan Green Activity, BNI Syariah Implementasikan Program Bike to Work ke Seluruh Cabang BNI Syariah

Dalam rangka menerapkan SDG’s, BNI Syariah terus gencar melakukan green activity sebagai upaya mengajak masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *