Home / Berita / Dirut Edy Setijono Sambut Kedatangan Dubes Indonesia untuk Kamboja Sudirman Haseng

Dirut Edy Setijono Sambut Kedatangan Dubes Indonesia untuk Kamboja Sudirman Haseng

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono bersama Sekretaris Perusahaan Emilia Eny Utari dan General Manager PT TWC Unit Teater Pentas Chrisnamurti Adiningrum menyambut kedatangan Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Sudirman Haseng, beserta rombongan di Rama Shinta Resto, Kompleks Ramayana Ballet, Prambanan, Rabu (22/08/2019). Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan kerjasama di bidang pariwisata.

Dalam kunjungannya, Sudirman banyak memberikan masukan terkait dengan pengelolaan Taman Wisata Candi agar dapat menyaingi Angkor Wat yang saat ini merupakan salah satu destinasi paling banyak dikunjungi wisatawan mancanegara di kawasan Asia Tenggara.

Data Kementerian Pariwisata, rata-rata jumlah wisman selama setahun di Candi Borobudur adalah 250 ribu. Sementara jumlah wisman di Angkor Wat selama setahun mencapai 2,5 juta orang atau 10 kali lipat dari wisatawan mancanegara ke Candi Borobudur yang hanya 250 ribu per tahun. “Saya kira tinggal kita bikin paket yang menarik. Wisatawan ini tinggal disini berapa hari, melihat candi apa lagi yang harus dilihat, apalagi yang bisa dilakukan, bagaimana penginapannya, bagaimanan makanannya, bagaiman alat transpirtasi lokalnya, sehigga orang dengan mudah mengerti dan tentu orang akan lebih tertarik.” Terang Sudirman.

Sehari sebelumnya, Sudirman menjumpai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Jawa Tengah. Dalam pertemuan tersebut, banyak dibahas mengenai peluang meningkatkan kunjungan wisatawan dan juga ekspansi bisnis yang sedang di gandrungi warga kamboja.

Sementara itu, menurut Sudirman, wisatawan asal Kamboja yang datang ke Indonesia masih bersifat sporadis dan juga musiman. “Wisatawan masih bersifat sporadis. Tergantung musim. Hal ini karena belum adanya transportasi langsung. Libur panjang disana, wisatawan akan mencari objek wisata yang baru. Indonesia, khususnya Yogyakarta dan Bali itu dianggap sebagai objek wisata baru dan menarik bagi warga sana.” Ujarnya menambahkan.

Sumber TWC, edit koranbumn

Check Also

LMAN Bayar Dana Pembebasan Lahan Tol Semarang – Demak Sebesar Rp66 Miliar

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) melakukan pembayaran sebesar Rp66 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *