Home / Berita / Dirut Jatmiko K. Santosa Menyakini Pengembangan Kelapa Sawit Gandeng Petani Swadaya Jadi Opsi yang Baik

Dirut Jatmiko K. Santosa Menyakini Pengembangan Kelapa Sawit Gandeng Petani Swadaya Jadi Opsi yang Baik

Pengembanan perkebunan kelapa sawit di Indonesia saat ini menghadapi beragam kendala, semisal lahan yang terus terbatas dan ketatnya regulasi. Namun demikian, bukannya pengembangan perkebunan kelapa sawit jalan ditempat.

Lahan milik petani kelapa sawit swadaya kini menjadi sorotan, selain berpotensi sebagai upaya pengembangan perkebunan kelapa sawit kedepan, pula sebagai cara dalam meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat dan mendongkrak perekonomian petani.

Dikatakan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko K. Santosa, potensi pengembangan perkebunan kelapa sawit dengan menggandeng petani swadaya menjadi opsi yang sangat baik. Apalagi permasalahan yang ada di perkebunan kelapa sawit rakyat tidak melulu hanya berupa hasil produksi sawit yang rendah, akibat tidak menggunakan bahan tanaman unggul, tetapi juga mengenai komitmen petani dalam merawat kebun sawitnya.

“Kebun sawit butuh orang yang sangat disiplin dan semangat yang bagus, bisa jadi bapaknya dulu memiliki kedisiplinan tinggi dalam merawat kebun namun belum tentu dengan penerusnya, hal ini juga bisa mempengaruhi hasil kebun sawit yang dikelola,” tutur Jatmiko

Terbukti banyak kebun sawit milik petani yang bila dikelola dengan baik oleh perusahaan justru memiliki hasil produksi yang tinggi. Dengan demikian kata Jatmiko, tingkat kedisiplinan dalam merawat kebun menjadi faktor penting dalam mengelola perkebuna kelapa sawit, apalagi kedisiplinan itu tidak selalu terjaga dari generasi pertama dengan generasi selanjutnya.

Sumber Info sawit, edit koranbumn

Check Also

PP Presisi Perkirakan Hanya Bisa Belanjakan Modal Sebesar 70 Persen dari yang Dianggarkan

PT PP Presisi Tbk. konservatif dalam menggunakan dana belanja modal atau capital expenditure. Dari dana yang disiapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *