Home / Berita / Dirut Muhammad Awaluddin Sambangi Purbalingga, Bupati dan Danlanud Jenderal Besar Soedirman Dukung Pembangunan BJBS

Dirut Muhammad Awaluddin Sambangi Purbalingga, Bupati dan Danlanud Jenderal Besar Soedirman Dukung Pembangunan BJBS

Manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) yang dipimpin oleh Presiden Direktur Muhammad Awaluddin menyambangi kantor Bupati Purbalingga dan Danlanud Jenderal Besar Soedirman, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (23/03).

Kunjungan perwakilan Angkasa Pura II disambut baik oleh Diah Hayuning Pratiwi selaku Plt Bupati Purbalingga. Diah menyatakan akan memberikan dukungan kepada pihak Angkasa Pura II demi kelancaran proses pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS). Diah mengatakan, ”Pertemuan seperti ini tentunya sangat positif untuk semua pihak. Kami akan selalu support AP II dalam proses pembangunan BJBS agar tepat waktu sesuai rencana. Realisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat, tidak hanya Purbalingga, tapi kabupaten-kabupaten di sekitar Purbalingga dan akan menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, khususnya masyarakat Purbalingga,” ujar Diah.

Menurut Awaluddin, kedatangannya sebagai upaya untuk meningkatkan intensifitas komunikasi antar stakeholder Bandara Jenderal Besar Soedirman. Dengan demikian diharapkan pembangunan bandara yang berdiri di atas lahan seluas 115 hektare ini bisa berjalan sesuai dengan rencana. “Kami berterima kasih atas kesediaan Bupati menerima kunjungan kami serta mendukung percepatan pembangunan BJBS. Harapannya tahun 2020 tahap I sudah selesai dibangun sisi udara dan daratnya. Jadi sudah siap operasi,” jelas Awaluddin.

Rombongan Angkasa Pura II melanjutkan pertemuan dengan Letkol Pnb Putu Sucahyadi selaku Danlanud Jenderal Besar Soedirman. Putu mengatakan jika pihaknya sangat mendukung dibangunnya Bandara Jenderal Besar Soedirman. Selain memberikan keuntungan dalam meningkatkan perekonomian daerah, keberadaan bandara ini diyakini dapat mendukung tugas TNI dalam melaksanakan operasi militer. “Keberadaan bandara ini juga akan mendukung tugas TNI dalam melaksanakan operasi militer yaitu seperti operasi TNI dalam penanggulangan bencana alam yang membutuhkan fasilitas transportasi udara dalam penanganannya,” jelasnya.

Pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman tahap I fokus pada percepatan pembangunan sisi udara dengan akan dibangunnya runway sepanjang 1.600 meter dan lebar 30 meter. Dilanjutkan dengan perluasan gedung terminal dengan luas 3.600 meter persegi yang dapat menampung hampir 500.000 pergerakan penumpang per tahun.

Potensi pertumbuhan bisnis transportasi udara di Purbalingga cukup menjanjikan. Diproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 98 ribu dan dapat tumbuh tidak kurang dari 500 ribu penumpang per tahun dengan pergerakan pesawat mencapai lebih dari 4.500 pergerakan. Tak hanya itu, pergerakan kargo diprediksi mencapai lebih dari 2.000 ton per tahun.

Kehadiran Bandara Jenderal Besar Soedirman ini akan mampu menjangkau sejumlah daerah yang terdapat di Jawa Tengah sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa Tengah bagian barat hingga selatan seperti Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen.

Kehadiran Bandara Jenderal Besar Soedirman diharapkan dapat berkontribusi besar dalam konektivitas dan kemaritiman, penguatan infrastruktur daerah untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah serta mengintegrasikan usaha-usaha sinergi BUMN.

Sumber AP2 , edit koranbumn

Check Also

Pusri Beri Bantuan Korban Musibah Kebakaran Kertapati

Sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah kebakaran yang menimpa warga Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Pusri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *