Home / Berita / Fasilitas MUTIP Peroleh Pengesahan Status Efektif, Declaration of Loan Effectiveness oleh Director General AIIB

Fasilitas MUTIP Peroleh Pengesahan Status Efektif, Declaration of Loan Effectiveness oleh Director General AIIB

Salah satu pertanyaan penting tentang pembangunan fasilitas infrastruktur di proyek KEK Mandalika (atau biasa kita sebut The Mandalika) adalah, bagaimana aspek pendanaan proyeknya.

Seperti yang pernah disampaikan sebelumnya, dengan mengucap puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan pariwisata The Mandalika – Lombok, dengan dukungan penuh dari Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, mampu melalui satu tahap penting dalam program pendanaan untuk pembangunan fasilitas infrastruktur di KEK Mandalika yaitu dengan ditandantanganinya Perjanjian Fasilitas Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) (“Fasilitas MUTIP”) dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) pada tanggal 31 Desember 2018 lalu senilai USD248,4 juta (atau setara Rp 3,6 trilyun).

Fasilitas tersebut merupakan tonggak bersejarah bagi ITDC, maupun dalam pengembangan pariwisata di Indonesia mengingat:

– merupakan fasilitas pertama kali AIIB dalam pembangunan di sektor pariwisata di dunia

– merupakan fasilitas standalone pertama AIIB di Indonesia

Setelah penandatanganan Perjanjian Fasilitas MUTIP tersebut pada penutup 2018, masih ada beberapa proses yang perlu dipenuhi oleh ITDC agar fasilitas tersebut menjadi efektif. Melalui kerja keras dari seluruh tim ITDC dan proses Implementation Monitoring Mission oleh tim AIIB pada tanggal 18-22 Maret 2019, ITDC memperoleh pengesahan status efektif Fasilitas MUTIP pada tanggal 22 Maret 2019.   Pengesahan atas Fasilitas MUTIP ditandai dengan ditandatanganinya Declaration of Loan Effectiveness oleh Director General AIIB Mr. Yee Ean Pang pada tanggal 22 Maret 2019, yang juga sebagai penutup rangkaian acara Project Launch Workshop dari tanggal 18 – 22 Maret 2019 di Mandalika.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Bapak Brahmantio Isdijoso selaku Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara (PRKN), Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, juga menandai telah berjalannya Penjaminan Negara atas fasilitas tersebut.

Hadir juga pada para stakeholder yang telah sangat mendukung dan bekerjasama dengan ITDC untuk mewujudkan implementasi proyek ini. Diantaranya adalah perwakilan Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, Bappenas, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), Dinas Permukiman Kabupaten Lombok Tengah, Bappeda NTB, dan PDAM.

ITDC bersama seluruh stakeholder yang mendukung pembangunan The Mandalika sangat antusias untuk segera merealiasikan program MUTIP.  Penyediaan infrastruktur dasar di The Mandalika dalam 5 tahun ke depan diharapkan akan mengundang investor untuk menyediakan hotel dengan kapasitas lebih dari 9.400 kunci kamar (key rooms) dengan potensi lapangan kerja sebanyak lebih dari 26.000 orang.

Seluruh pihak mengharapkan implementasi program MUTIP dapat mewujudkan KEK Mandalika yang mampu menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru dari sektor pariwisata, khususnya bagi masyarakat NTB dan juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

Sumber ITDC, edit koranbumn


Check Also

INALUM Leadership Camp I Batch 1

INALUM kembali menunjukkan kepeduliannya dalam sektor pendidikan. Sekitar 100 mahasiswa dari 3 Perguruan Tinggi Negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *