Home / Berita / Gabung LinkAja, Jasa Marga Akan Dapatkan Saham 2 Persen

Gabung LinkAja, Jasa Marga Akan Dapatkan Saham 2 Persen

PT Jasa Marga (Persero) Tbk diminta untuk bergabung dalam pembentukan Link Aja, sebuah aplikasi untuk sistem pembayaran digital (financial technology) buatan beberapa perusahaan BUMN. Bergabungnya Jasa Marga di Link Aja setelah Kementerian BUMN membuka kemungkinan lebih banyak lagi perusahaan yang bergabung dalam proyek ini.

Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani, mengatakan kemungkinan perusahaan mendapatkan saham 2 persen di Link Aja. Emiten berkode JSMR ini diajak berkontribusi karena punya pasar konsumen yang bersama, yakni pengguna jalan tol.

“Kira-kira sekitar 2 persen,” kata Desi , Jumat (24/5).

Adapun uang yang mesti disetor Jasa Marga ke Link Aja dalam saham 2 persen belum diketahui. Desi mengaku belum ada lagi pertemuan lanjutan membahas hal ini.

“Belum ada rapat lagi, jadi belum tahu (nilainya)” ucapnya.

Sebelumnya, pernyataan Jasa Marga bakal ikut dalam LinkAja pertama kali dilontarkan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo. Menurut dia, Jasa Marga punya pasar konsumen yang besar sehingga akses LinkAja semakin luas. Tak hanya Jasa Marga, BUMN lain yang diajak bergabung adalah PT Kereta API Indonesia. Alasannya juga sama, karena punya konsumen yang banyak.

“Ibu Rini (Menteri BUMN) minta yang punya customer besar dipertimbangkan punya saham, Jasa Marga. Boleh (Jasa Marga) masuk, kan trafiknya dari jalan tol bisa,” kata Gatot di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/5).

Pemegang saham yang lebih dulu masuk LinkAja adalah 4 bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), PT Pertamina (Persero), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

LinkAja merupakan aplikasi sistem pembayaran besutan BUMN yang dibuat oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Gatot menjadwalkan peluncuran LinkAja secara resmi bakal dilakukan 23 Juni 2019.

Jadwal ini mundur dari target yang tadinya akan dilakukan April 2019. Mundurnya jadwal peluncuran ini juga karena kementerian tengah menata lagi customer base dengan mengajak BUMN lain bergabung.

Sumber Kumparan Edit koranbumn

Check Also

Pelindo Sambut Hangat Tamu Negara Peserta ASEAN Port Association Meet 2019 di Yogyakarta ⁣

Total seribu atlet dan kontingen dari sembilan negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Ports …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *