Home / Berita / Gerbang Tol Cikarang Utama Dipindah untuk Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Musim Mudik

Gerbang Tol Cikarang Utama Dipindah untuk Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Musim Mudik

PT Jasa Marga Tbk. juga bakal memindahkan Gerbang Tol Cikarang Utama untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat musim mudik nanti.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan GT Cikarang Utama sudah tidak memadai karena penurunan kapasitas akibat bersinggungan dengan proyek kereta cepat.

GT Cikarang Utama, lanjut Dessi akan akan dipindahkan ke KM 70 jalan tol Jakarta-Cikampek (GT Cikampek Utama). Selain kendala kapasitas, pemidahan gerbang tol juga dilakukan seiring perubahan tren komuter.

“Dulu, paling jauh komuter ke Cikarang. Sekarang sudah sampai Karawang. Ini akan jauh lebih ringan karena di Cikampek [arus lalu lintas] sh pecah, ada yang ke Timur dan Selatan,” jelasnya pekan ini.

Jasa Marga melalui anak usahanya PT Jasamarga Properti juga mengebut konstruksi lima tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area di koridor Trans Jawa agar siap pemudik. Jasamarga Properti membangun enam TIP di koridor Trans Jawa, mencakup 3 TIP di ruas Batang – Semarang dan 3 TIP di ruas Solo – Ngawi.

Direktur Teknik JMP Tita Paulina Purbasari mengatakan satu TIP yang terletak di KM 519 B ruas Solo – Ngawi sudah beroperasi.  “5 TIP lainnya sedang dalam tahap penyelesaian dan rencananya akhir Mei sudah dapat digunakan,” jelas Tita kepada Bisnis.

Kelima TIP yang masih dalam tahap konstruksi yaitu TIP KM 360 B, KM 379 A, dan 389 A. Ketiga berlokasi di ruas Batang- Semarang. Dua lainnya berlokasi di ruas Solo – Ngawi, yaitu TIP KM 575 A dan KM 575 B.

Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebelumnya mengatakan pengguna jalan tol juga bakal mendapat potongan tarif bila meliintas di koridor Trans Jawa yang kini sudah tersambung 962 kilometer.

Besaran diskon tarif yang akan diberikan bakal dibahas antara Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).  untuk merumuskan besaran diskon yang diberikan.  “Nanti kita bicarakan itu. Maunya berapa,” kata Basuki di Jakarta, pekan lalu.

Untuk diketahui, operator jalan tol telah memberikan diskon 15 persen bagi pengguna jalan tol di koridor Trans Jawa sejak 21  Januari 2019. Diskon diberikan bagi pengguna jalan tol yang menempuh satu klaster penuh padaklaster 2, klaster 3, dan klaster 4. Selain itu, diskon hanya berlaku jika saldo pada kartu uang elektronik pengguna mencukupi untuk membayar tarif tol.

Sumber Bisnis,edit koranbumn

Check Also

Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi Digital Sebagai Masa Depan Indonesia

Bank Indonesia (BI) menganggap ekonomi digital sebagai masa depan Indonesia. Selain itu, ekonomi digital juga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *