Home / Berita / Indonesia bersama Malaysia dan Kolombia Lakukan Joint Mission ke Brussel, Belgia

Indonesia bersama Malaysia dan Kolombia Lakukan Joint Mission ke Brussel, Belgia

Indonesia bersama Malaysia dan Kolombia pada 8 s.d. 9 April 2019 melakukan joint mission ke Brussel, Belgia sebagai upaya diplomasi kepada Uni Eropa (UE). Diplomasi ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan industri dan perlindungan kepada para petani kelapa sawit atas diskriminasi terhadap komoditas kelapa sawit.

Kebijakan diskriminatif yang dilakukan oleh Komisi Eropa melalui penerbitan Delegated Regulation merupakan turunan dari Renewable Energy Directive II (RED II) yang menempatkan kelapa sawit sebagai komoditas berisiko tinggi terhadap perusakan hutan (deforestasi) / indirect land-use change(ILUC) (Delegated Regulation/DR Article 3 and Annex).

UE dan negara-negara produsen kelapa sawit sepakat untuk terus melanjutkan diskusi yang konstruktif untuk menjembatani pemahaman kedua pihak dalam menyelesaikan isu ini.

Dalam pertemuan dengan pihak UE ini, Pemerintah RI juga telah menyampaikan langkah-langkah yang akan dilakukan apabila pengesahan Delegated Regulation RED II tetap dilakukan, termasuk melakukan review terhadap kerjasama bilateral Indonesia dengan UE dan negara-negara anggotanya serta menempuh proses litigasi melalui forum WTO.

Sumber Menko Perekonomian, edit koranbumn

Check Also

Lonjakan Utang 2019, Holding Pertambangan Catat Melejit 378 Persen

Holding Pertambangan pada 2019 kemarin mencatatkan lonjakan utang. Hingga kuartal tiga 2019¬†holding¬†pertambangan mempunyai utang hingga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *