Home / Berita / Integrasi Antar Moda di Wilayah Dukuh Atas, Berdampak Positif Kenaikan Penumpang Kereta Bandara

Integrasi Antar Moda di Wilayah Dukuh Atas, Berdampak Positif Kenaikan Penumpang Kereta Bandara

Beroperasinya Moda Raya Terpadu (MRT) ternyata memberikan dampak positif bagi moda transportasi lain, salah satunya Kereta Bandara. Berdasarkan pantauan, suasana di Stasiun BNI City terlihat lebih ramai dari biasanya.

Hal tersebut ternyata dibenarkan oleh pihak Railink sebagai operator Kereta Bandara. Humas PT Railink Indonesia, Diah Suryandari, mengatakan sejak beroperasinya MRT, pihaknya mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang.

“Jika dilihat dari data penumpang, usai 2 minggu beroperasinya MRT Jakarta dan integrasi antar moda di wilayah Dukuh Atas (Kereta Bandara, MRT, Trans Jakarta dan Commuter line) memang penumpang Kereta Bandara mengalami peningkatan 10 sampai 11 persen,” ungkap Diah , Senin (8/4).

Meski demikian, Diah menyatakan adanya MRT diduga bukan menjadi alasan tunggal naiknya jumlah penumpang Kereta Bandara. Untuk itu pihaknya akan melakukan survei lebih lanjut untuk mengetahui faktor kenaikan penumpang.

“Apakah karena beroperasinya MRT atau ada faktor pendukung lainnya,” sambungnya.

Per April 2019 ini, tingkat okupansi Kereta Bandara tercatat mencapai 20 hingga 25 persen. Menurut Diah, rata-rata setiap hari, Kereta Bandara mampu mengangkut 2.900 penumpang. Angka ini diprediksi akan lebih tinggi jika nantinya Kereta Bandara bisa melayani penumpang dari Stasiun Manggarai.

Menurut Diah saat ini secara operasional, Kereta Bandara sudah mencapai Stasiun Manggarai. Hanya saja belum melayani penumpang. Diah mengatakan pihaknya masih akan memantau situasi kondisi serta perkembangan sebelum Kereta Bandara resmi beroperasi dari Stasiun Manggarai. Dia bilang pihaknya sangat menyambut positif integrasi antar moda yang terbentuk saat ini.

“Semoga bisa semakin menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik terutama Kereta Bandara,” tandasnya.

Sumber Kumparan, edit koranbumn

Check Also

Kampus Indonesia Masuk Peringkat Universitas Terbaik ASEAN versi THE

 The Times Higher Education baru saja merilis Peringkat Universitas Dunia 2020 yang mencakup hampir 1.400 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *