Home / Berita / Jasa Marga dan KAI Dipertimbangkan Bergabung ke LinkAja

Jasa Marga dan KAI Dipertimbangkan Bergabung ke LinkAja

Kementerian BUMN membuka kemungkinan tambahan perusahaan negara yang bisa memiliki saham di aplikasi LinkAja. Dua BUMN yang dipertimbangkan kontribusi ke LinkAja adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, mengungkapkan alasan kedua BUMN itu untuk bergabung ke LinkAja karena punya pasar yang besar.

“Ibu Rini (Menteri BUMN) minta yang punya customer besar dipertimbangkan punya saham, Jasa Marga. Boleh (Jasa Marga) masuk, kan trafiknya dari jalan tol bisa,” kata Gatot di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/5).

Meski begitu, Gatot enggan menyebutkan berapa besaran porsi saham yang bakal didapat Jasa Marga dan KAI dalam LinkAja. Jika kedua perseroan masuk, kepemilikan saham perusahaan BUMN yang sudah lebih dulu masuk LinkAja akan berubah.

Pemegang saham yang lebih dulu masuk LinkAja adalah 4 bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), PT Pertamina (Persero), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

“Jadi enggak ada mayoritas (kepemilikan saham di LinkAja),” ucapnya.

LinkAja merupakan aplikasi sistem pembayaran besutan BUMN yang dibuat oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Gatot menjadwalkan peluncuran LinkAja secara resmi bakal dilakukan 23 Juni 2019.

Sumber Kumparan, edit koranbumn

Check Also

Pertamina EP Lakukan Tanggap Darurat Karhutla

PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *