Home / Berita / KAI bersama KCIC Gelaran Bazar Sembako Murah

KAI bersama KCIC Gelaran Bazar Sembako Murah

Antusiasme masyarakat terlihat saat gelaran Bazar sembilan bahan pokok (Sembako) murah yang digelar oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) bersama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia selaku pengembang Kereta Cept Jakarta Bandung pada Selasa (14/5).

Pada kegiatan CSR tersebut, KAI dan sinergi BUMN membagikan 3.500 paket sembako murah. Sembako dengan nilai Rp42.500, bisa dibeli masyarakat hanya seharga Rp10.000. Paket sembako sendiri terdiri dari bahan kebutuhan pokok seperti sarden, beras, garam, gula pasir, dan minyak goreng.

Tidak hanya menggelar bazar murah, KAI sendiri juga memberikan bantuan Corporate Social Responsibility senilai Rp37.500.000 termasuk di dalamnya yakni 700 paket sembako. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Vice President CSR KAI, Agus Supriyono.

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian KAI dalam bentuk program CSR terhadap masyarakat di kawasan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan KAI merupakan shareholder PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia yang memegang 25% persen saham di perusahaan tersebut. Sehingga KAI berkepentingan untuk memperhatikan masyarakat terdampak pembangunan mega proyek ini.

“Sebagai wujud sinergi BUMN, KAI sangat mendukung berbagai pembangunan infrastruktur guna mempermudah mobilitas masyarakat. Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke depan kami harap dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. Selain itu, sebagai wujud kepedulian KAI terhadap masyarakat yang terdampak pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung kami juga berinisiatif menggelar bazar sembako murah. Kami harap bazar ini dapat membantu warga terlebih di bulan suci Ramadan ini,” ujar Edi.

Bazar murah juga dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno yang pada waktu bersamaan melakukan kunjungan kerja atas rampungnya terowongan dengan panjang 608 meter yang menjadi terowongan pertama dari 13 terowongan Kereta Cepat Jakarta – Bandung lainnya yang berhasil ditembus, sekaligus menyapa warga sekitar kawasan tersebut.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung saat ini telah mencapai progres 17,38 persen, dengan proses pengerjaan mencapai kedalaman 35 meter setiap bulannya. Sebagai terowongan pertama yang berhasil ditembus dari total 13 terowongan KCJB, terowongan Walini memiliki lebar diameter dalam mencapai 12,6 meter dan lebar diameter luar mencapai 14,3 meter. (Public Relations KAI)

Check Also

Pertamina EP Lakukan Tanggap Darurat Karhutla

PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *