Home / Berita / KAI Daop 4 Semarang Siagakan 615 Personel Gabungan untuk Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019

KAI Daop 4 Semarang Siagakan 615 Personel Gabungan untuk Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019

PT KAI Daop 4 Semarang menyiagakan sekitar 615 lebih personel gabungan untuk pengamanan perjalanan kereta api dan di stasiun saat arus mudik maupun balik Lebaran 2019.

Adapun, 615 personil tersebut terdiri dari tenaga keamanan pegawai KAI (Polsuska) sebanyak 119 personil dan tenaga keamanan non pegawai KAI sebanyak 496 personil.

Selain itu, Daop 4 Semarang juga mendapatkan bantuan 6 unit Anjing pelancak (K9) yang ditempatkan di Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol.

Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso mengatakan, PT KAI mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki, mulai dari sarana, prasarana, dan SDM untuk mendukung pelaksanaan Angkutan Lebaran 2019 ini.

“Faktor keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan KA menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2019,” ujar Huda dalam Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2019 di Stasiun Semarang Tawang, Minggu (26/5/2019).

Kegiatan apel tersebut diikuti oleh perwakilan petugas posko Pegawai Daop 4 Semarang dan petugas posko bantuan dari pihak luar yang terdiri dari Pom AD, Pom AL, Polsek Semarang Utara, Koramil Semarang Utara Timur, Brimob, Pramuka, PMI Kota Semarang, Dishub Kota Semarang, dan Komunitas Pecinta Kereta Api Daop 4 Semarang.

Ditambahkan, mengantisipasi titik rawan banjir dan longsor di jalur kereta, Daop 4 Semarang telah menyiapkan manajemen resiko yang dikenal dengan nama AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di titik strategis seperti di Stasiun Tegal, Pemalang, Petarukan, Pekalongan, Batang, Kuripan, Weleri, Kalibodri, Kaliwungu, Semarang Poncol, Brumbung, Gubug, Karangjati, Gambringan, Panunggalan, Kradenan, Doplang, Randublatung, Cepu, Kedungjati, Gundih dan Ambarawa.

Sedangkan, kata dia untuk titik perlintasan, Daop 4 Semarang menambah Petugas Penjaga Pelintasan (JPL/Juru Penjaga Lintasan) ekstra sebanyak 111 petugas.

Saat ini, ada total 462 titik pelintasan di wilayah Daop 4 Semarang, yang terdiri 72 titik dijaga petugas KAI, 52 titik dijaga pihak Pemda/swasta, 29 titik Fly over/under pass, dan 309 titik tidak terjaga.

Dikatakan, selain menambah petugas ekstra, pihak Daop 4 Semarang akan menutup titik pelintasan yang membahayakan bagi pengguna jalan raya, dimana pada tahun 2017 – 2018 yang lalu, total 108 titik pelintasan yang telah berhasil ditutup. Sementara di tahun 2019 ini, diprogramkan ada 10 titik yang akan ditutup.

“Program penutupan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan bagi pengguna jalan raya,” ujarnya.

Dilanjutkan, Daop 4 Semarang turut menjamin layanan kesehatan penumpang selama Angkutan Lebaran 2019 berlangsung dengan mengerahkan tenaga kesehatan yang terdiri dari 6 orang Dokter dan 16 orang tenaga paramedis yang merupakan pegawai KAI.

Selain itu PT KAI Daop 4 juga menambah 4 orang Dokter dan 26 orang tenaga paramedis yang merupakan tenaga bantuan dari luar PT KAI.

“Sebanyak 52 personil kesehatan tersebut di tempatkan di 6 Pos kesehatan yang berada di Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Semarang Poncol , Ngrombo dan Cepu,” katanya.

Sumber  Bisnis, edit koranbumn

 

Check Also

Rapat Kerja Bersama dan Gathering PJT I dan BBWS Bengawan Solo

Kebutuhan akan pengelolaan sumber daya air terpadu di DAS Bengawan Solo menjadi dasar terlaksananya Rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *