Home / Berita / Kartini BUMN Indonesia 2019 (7) : Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur, Emma Sri Martini

Kartini BUMN Indonesia 2019 (7) : Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur, Emma Sri Martini

Warga Negara Indonesia, 48 tahun, saat ini berdomisili di Indonesia. Meraih gelar Sarjana Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1993 dan program pendidikan Infrastructure in a Market Economy di Harvard Kennedy School of Executive Education, USA pada tahun 2011.

Sebelumnya beliau menjabat Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja di PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2004-2009), Komisaris PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (2004-2009), Senior Vice President (2002-2004) dan Vice President (1998-2001) dari Badan Penyehatan Perbankan Indonesia (BPPN) dan PT Kustodian Depositori Efek Indonesia (1993-1998).

Beliau menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak berdirinya Perseroan pada bulan Februari 2009 sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 42/KMK.06/2009 tanggal 23 Februari 2009. Kemudian beliau dipercaya untuk menjabat kembali sebagai Direktur Utama Perseroan pada 19 Agustus 2014 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 389/KMK.06/2014 tanggal 19 Agustus 2014 sampai dengan saat ini.

Sebagai Direktur Utama Perseroan sejak awal pendirian hingga saat ini di bawah kepemimpinan beliau, Perseroan telah bertransformasi menjadi Perusahaan yang inovatif dengan pengembangan berbagai produk pembiayaan dan pilar bisnisnya.

Perseroan telah tumbuh dengan cepat dalam periode 8 tahun sejak pendiriannya. Selain itu, di bawah kepemimpinan beliau, peran Perseroan semakin nyata dalam berpartisipasi di proyek proyek strategis pemerintah, baik proyek yang tercantum dalam RPJMN, Proyek Prioritas Nasional dan Proyek Strategis Nasional. Dengan berbagai inisiatif strategis, beliau telah menjadikan Perseroan tumbuh menjadi perusahaan yang kredibel dan dapat dipercaya oleh berbagai lembaga multilateral/bilateral serta mempunyai peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sumber SMI,edit koranbumn

Check Also

Lonjakan Utang 2019, Holding Pertambangan Catat Melejit 378 Persen

Holding Pertambangan pada 2019 kemarin mencatatkan lonjakan utang. Hingga kuartal tiga 2019¬†holding¬†pertambangan mempunyai utang hingga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *