Home / Berita / Kemenko Perekonomian dan Bank Mandiri Menandatangani Nota Kesepahaman Terkait Penyediaan dan Pemanfaatan Produk Layanan Jasa Perbankan

Kemenko Perekonomian dan Bank Mandiri Menandatangani Nota Kesepahaman Terkait Penyediaan dan Pemanfaatan Produk Layanan Jasa Perbankan

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan PT Bank Mandiri Tbk telah menandatangani Nota Kesepahaman  (Memorandum of Understanding/MoU) terkait penyediaan dan pemanfaatan produk layanan jasa perbankan, serta Perjanjian Kerja Sama Bank at Work dan Corporate Card, Kamis (8/11), di Jakarta.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Kepala Biro Umum Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Hari Kristijo dan Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Jakarta III Maqin U. Noorhadi, disaksikan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar.
Susiwijono mengatakan, kerja sama ini merupakan suatu awal yang sangat baik dengan Bank Mandiri. Ke depan, Ia menyerukan agar kerja sama dikembangkan ke berbagai program strategis di sektor keuangan, seperti pengelolaan Fintech, e-commerce, Ekonomi Kreatif, hingga Gerakan Nasional Nontunai.
”Terima kasih atas dukungan Bank Mandiri, mulai hari ini kita sudah menandatangani Nota Kesepahaman, ini tentu awalan yang sangat baik antara Kemenko Perekonomian dengan Bank Mandiri,” ujar Susiwijono.
Sementara itu Alexandra menuturkan, produk layanan perbankan bertajuk Bank at Work ini diharapkan dapat memenuhi berbagai kebutuhan pegawai Kemenko Perekonomian, seperti dana pensiun, kesehatan, hingga investasi dengan fitur yang lebih komprehensif dan kompetitif, baik dari sisi tarif maupun suku bunga.
Kesemuanya itu dapat dilakukan melalui Internet Banking, Mandiri ATM, Cabang Bank Mandiri dan Mini ATM/Electronic Data Capture (EDC) agar tercipta sistem transaksi yang transparan dan akuntabel.
Selain itu, Bank Mandiri juga menyiapkan Kartu Pegawai co branding Mandiri e-money bagi pegawai Kemenko Perekonomian.
“Keberadaan Kartu Pegawai yang berfungsi sebagai uang elektronik ini dapat memberikan nilai tambah dan manfaat karena bisa digunakan sebagai alat pembayaran, seperti di gerbang tol, di atas Bis Transjakarta, maupun pembayaran parkir”, ujar Alexandra. Ia pun berharap layanan Bank at Work ini dapat mendukung pelaksanaan peran dan fungsi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Nota Kesepahaman dengan Bank Mandiri ini menambah pilihan layanan perbankan yang lebih luas bagi Pegawai Kemenko Perekonomian. Sebelumnya, dua Bank BUMN, BRI dan BRI Syariah juga menyediakan layanan perbankan bagi pembayaran gaji dan tunjangan kinerja bagi Pegawai Kemenko Perekonomian. (ekon)
Sumber kemenko Perekonomian

 

Check Also

Sarinah Dukung Eco Fashion Week 2019

Acara Eco Fashion Week 2019 resmi dibuka oleh Menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *