Home / Berita / KemenPUPR dan Hutama Karya akan Tanda Tangani Pejanjian Pengusahaan Dua Jalan Tol Senilai Rp48 Triliun
Print

KemenPUPR dan Hutama Karya akan Tanda Tangani Pejanjian Pengusahaan Dua Jalan Tol Senilai Rp48 Triliun

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Hutama Karya (Persero) berencana meneken perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) untuk ruas Indralaya – Muara Enim dan Muara Enim – Lubuk Linggau, Selasa (9/4). Pembangunan dua ruas jalan tol ini bakal menelan biaya hingga Rp48 triliun.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian PUPR, Danang Parikesit mengatakan ruas Indralaya – Muara Enim dan Muara Enim – Lubuk Linggau memiliki panjang 234 kilometer.  “Total panjang untuk dua ruas 234 kilometer dengan estimate [investasi] Rp48 triliun,” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (8/4/2019).

Bila dibagi secara per kilometer, investasi pembangunan jalan tol Indralaya – Muara Enim dan Muara Enim – Lubuk Linggau mencapai Rp205 miliar per kilometer. Menurut Danang, biaya konstruksi diestimasi lebih mahal karena kontur lahan dan kondisi geogratis yang memerlukan penanganan khusus.

Menurut Danang, jalan tol di lintas Indralaya – Bengkulu merupakan satu dari tiga lintas yang dibuat melintang atau koridor pendukung di Pulau Sumatra. Dua lintas lainnya yakni Padang – Pekanbaru dan Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat – Sibolga. Koridor pendukung dibangun agar mengurangi ketimpangan pembangunan antara kota-kota di Pantai Barat dengan kota-kota di Pantai Timur.

Direktur Keuangan Hutama Karya, Anis Anjayani menambahkan, ruas Indralaya – Muara Enim dan Muara Enim – Lubuk Linggai diproyeksi rampung pada 2023. “Saat ini dilaksanakan pekerjaan persiapan dan pembebasan tanah, diharapkan semester II sudah bisa dimulai pekerjaan konstruksi secara bertahap,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (8/4).

Anis menjabarkan, ruas Indalaya – Muara Enim memiliki panjang 119 kilometer dan membutuhkan investasi Rp24,1 triliun. Adapun, ruas Muara Enim – Lubuk Linggau akan dibangun sepanjang 114 kilometer dengan investasi sepanjang Rp23,7 triliun.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Jasa Tirta I Partisipasi ICWRDEP 2019 di Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Bertempat di Auditorium Prof Ir Suryono, Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya 12-13 Oktober 2019 dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *