Home / Berita / Ketua Komisioner Wimboh Santoso Dorong Semua Pihak Manfaat Perang Dagang AS dan China

Ketua Komisioner Wimboh Santoso Dorong Semua Pihak Manfaat Perang Dagang AS dan China

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Sebab ada banyak peluang yang dapat diambil oleh Indonesia.

“Kita tidak takut apa yang dilakukan Mr. Trump, perang dagang dengan China, itu adalah default given, silahkan. Tapi kita bagaimana bisa memanfaatkan momentum ini bagi kita,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela acara Silaturahmi Idul Fitri 1440 H BI dan OJK di Kompleks BI, Jakarta, Senin (10/6).

Menurutnya, yang perlu dilakukan Indonesia saat ini, yakni melihat dan mengidentifikasi peluang-peluang yang dapat diambil dari eskalasi perang dagang.

“Otomatis demand dunia kan ada, penduduk dunia kan pasti perlu apapun yang telah diproduksi oleh China. Bagaimana kita memanfaatkan momentum itu. Kalau tidak beli dari China ya beli saja dari Indonesia. Tinggal bagaimana competitiveness kita, bisa membuat barang-barang ekspor kita itu me-replace demand-demand di dunia ini,” ujar dia.

“Sehingga kita di dalam negeri harus betul-betul berupaya keras memanfaatkan momentum ini. Jangan dianggap nanti dunia turun ekonominya sehingga berimbas, itu justru harus kita balik. Bagaimana demand dunia bisa kita manfaatkan. Kita harus restrukturisasi ekonomi kita,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan sejumlah sektor yang berpotensi tumbuh dengan adanya perang dagang. Beberapa sektor yang disebut Wimboh, antara lain, pariwisata, perikanan, dan manufaktur.

“Mining, Freeport dua tahun lagi berproduksi dan bagaimana nanti kita olah. Sehingga nanti smelter jalan, bagaimana refinery, harus kita buat secepatnya sehingga kita tidak sangat tergantung pada bahan bakar minyak impor. Bagaimana nanti B20 kita percepat, kendalanya apa,” kata Wimboh.

Karena itu, dia menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak, baik itu Pemerintah maupun dunia usaha. OJK sebagai pemegang otoritas jasa keuangan, tegas Wimboh akan senantiasa memberikan dukungan penuh.

“Kita mengajak seluruh lapisan, para pengusaha, industri jasa keuangan, jangan khawatir, ayo kita bersama-sama memakai momentum ini sehingga kita bisa memperluas tenaga kerja kita, memperluas export base kita, otomatis bisa memperluas tax base kita, pajak PPN akan besar, karena apa, karena aktifitas ekonomi menjadi besar,” tegas dia.

“Pasar modal siap sedia, silahkan datang ke OJK dan akan kita buat supaya ini gegap gempita dan mendorong pertumbuhan ekonomi kita, memanfaatkan tenaga kerja, dan memperluas export base kita danntax base kita akan jadi lebih luas lagi,” tandasnya.

Sumber Merdeka, edit koranbumn

Check Also

MA Lantik Lima Calon Anggota BPK Periode 2019-2024

Mahkamah Agung (MA) akan melantik lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang sebelumnya telah menjalani serangkaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *