Home / Berita / Kinerja Transaksi Agen BRILink Tercatat 378,7 juta Transaksi Sepanjang 2018

Kinerja Transaksi Agen BRILink Tercatat 378,7 juta Transaksi Sepanjang 2018

Agen bank semakin dipercaya dan berperan nyata dalam meningkatkan penetrasi akses keuangan di tengah masyarakat. Hal tersebut tercermin dari kinerja Agen BRILink, agen branchless banking, milik BRI yang mampu mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang tahun 2018.

Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto mengungkapkan, hingga akhir Desember 2018 tercatat BRI telah memiliki 401.550 Agen BRILink di seluruh Indonesia. Angka ini meningkat drastis dibandingkan jumlah agen di posisi akhir Desember 2017 yang berjumlah 279.750.

“Artinya dalam satu tahun terdapat penambahan sebanyak 121.800 orang agen, atau per hari BRI menerima 334 Agen BRILink baru,” ungkap Bambang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/1).

Pertumbuhan jumlah agen ini berdampak signifikan terhadap jumlah transaksi dan volume transaksi Agen BRI Link. Tercatat terdapat 378,7 juta transaksi dengan total volume mencapai Rp 512,7 triliun sepanjang tahun 2018. Angka ini meningkat tajam dibandingkan dengan transaksi Agen BRILink di tahun 2017 sebanyak 202 juta transaksi dengan volume Rp 298 triliun.

Fitur transfer masih menjadi penyumbang terbesar transaksi di Agen BRILink. Diikuti oleh transaksi setoran tunai simpanan, tarik tunai simpanan, pembelian token PLN, setoran pinjaman dan pembelian pulsa.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa dan nyaman bertransaksi melalui Agen BRILink,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, tercatat dana murah (CASA) yang berhasil dihimpun sebanyak Rp 5 Triliun dan menghasilkan fee based income Rp 448,8 miliar. BRI pun membidik peningkatan kinerja keagenan di tahun 2019. Adapun strategi BRI untuk meningkatkan kinerja bisnis keagenan di tahun 2019 diantaranya dengan memperluas layanan BRILink di desa, meningkatkan penyaluran program pemerintah, peningkatan kualitas IT serta mengintensifikasi sosialisasi dan pelatihan kepada para agen.

“Untuk terus menjadi yang terdepan dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan di Indonesia, tahun ini perseroan akan semakin fokus untuk mengembangkan bisnis keagenan karena potensinya sendiri masih sangat tinggi,” jelas Bambang.

Sumber Kumparan / edit koranbumn

Check Also

Indonesia Minim Sampah Plastik, IIKK TWC Buka Kegiatan Belajar Pengenalan Sampah Plastik

Ketua Ikatan Istri Karyawan-Karyawati (IIKK) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *