Home / Berita / Krakatau Steel Laksanakan The 4th Government Task Force Team Meeting for National Steel Industry Development

Krakatau Steel Laksanakan The 4th Government Task Force Team Meeting for National Steel Industry Development

Krakatau Steel melaksanakan The 4th Government Task Force Team Meeting for National Steel Industry Development. Dalam arahannya, Direktur Utama Krakatau Steel menegaskan bahwa pengembangan Klaster Baja 10 Juta Ton di Cilegon terus bergulir.

Manajemen Krakatau Steel menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian dari pemerintah selama ini terhadap upaya peningkatan kapasitas produksi melalui pengembangan Klaster Baja 10 Juta Ton tersebut. Krakatau Steel optimistis bahwa hal itu akan dapat tercapai di 2023 dari rencana awal di 2025.

Namun masih terdapat 5 usulan utama yang perlu menjadi perhatian pemerintah yaitu:
1. Percepatan penetapan perpanjangan pengenaan Bea Masuk Anti Dumping untuk produk HRC, CRC, dan HRP.
2. Penghentian pemberian izin investasi baru untuk pabrik HSM dan CRM.
3. Efektivitas dan pengawasan terhadap implementasi Permendag No. 110/2018.
4. Peninjauan ulang atas tarif Free Trade Agreement.
5. Pengenaan Bea Masuk Anti Dumping di Free Trade Zone Area di Batam.

Acara hari ini pun dihadiri langsung oleh Kepala BKPM Thomas T. Lembong yang sangat mendukung pengembangan industri baja nasional untuk menopang perekonomian Indonesia. Semoga ke depan seluruh elemen pemerintah dapat terus memberikan dukungannya secara penuh sehingga perdagangan dan perindustrian dalam negeri dapat bersaing di  kancah internasional.

Sumber Krakatau Steel, edit koranbumn

Check Also

Pemkot Bandung Percepat Serah Terima Pengerjaan Tahap II Stadion GBLA dari Adhi Karya

Pemerintah Kota Bandung akan mempercepat proses penyerahan tahap kedua pengerjaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *