Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Batako Berbahan Limbah Styrofoam

Literasi Adhi Karya : Batako Berbahan Limbah Styrofoam

Pasti sudah kenal dengan kemasan styrofoam, berbahan ringan dan sering digunakan sebagai kemasan makanan, minuman ataupun lainnya, styrofoam menjadi salah salah satu penyumbang cukup besar pada tumpukan sampah. Bahkan, kehadiran limbah styrofoam tidak mudah terurai oleh alam dan dapat menjadi masalah besar bagi lingkungan. Untuk meminimalisir hal tersebut, tahukah Sobat? Dalam dunia teknik sipil, styrofoam digunakan untuk pembuatan material dinding bangunan, loh! Seperti apakah kegunaan dan pembuatannya?

Limbah styrofoam yang digunakan sebagai material bangunan sebelumnya telah diuji. Pada material bangunan, limbah styrofoam dijadikan bahan dalam pembuatan batako.

Bagaimana prosesnya? Dalam pembuatan batako, styrofoam dicacah atau dihancurkan terlebih dahulu dengan mesin pencacah. Lalu, digabungkan dengan bahan lainnya seperti pasir dan semen, kemudian dari hasil pencampuran tersebut dibentuk menjadi batako.

Penggunaan limbah styrofoam harus lebih dominan dibandingkan jumlah pasir, namun perbandingan yang paling ideal adalah jumlah styrofoam sama dengan jumlah pasir.

Salah satu keunggulan dari batako styrofoam yaitu dapat mengurangi penggunaan pasir. Selain itu, batako styrofoam memiliki berat jenis yang ringan, namun kuat, bahkan struktur bangunan yang dihasilkan dari batako styrofoam yang ringan dapat digunakan untuk rumah di daerah rawan gempa. Nah, keuntungan lainnya biaya pembuataan batako ini murah, lho, Sobat! Karena memanfaatkan bahan limbah styrofoam.

Sumber Adhi Karya, edit koranbumn

Check Also

IPCC Bagikan Dividen Rp34,87 per Saham dari Laba Bersih Semester I/2019

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) membagikan dividen interimnya dari laba bersih selama semester I/2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *