Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Cover Meter Test

Literasi Adhi Karya : Cover Meter Test

Bangunan yang tidak direncanakan, dibangun dan dipelihara dengan baik akan rawan terhadap kerusakan. Meski sudah dibangun dengan teknologi mutakhir, pengecekan secara berkala perlu dilakukan. Hal ini agar kekuatan bangunan sesuai dengan standar yang ditentukan. Seperti diketahui, bangunan akan menopang beban mati (dead load), beban hidup (live load), beban gempa (earthquake) dan beban angin (wind load).

Di LRT Jabodebek, ADHI juga melakukan pengecekan pada struktur beton. ‘Re-bar Scan’ atau disebut juga ‘Cover Meter Test’ dilakukan untuk mengukur tebal selimut beton, jarak antar tulangan dan besar diameter tulangan, sehingga bagian-bagian di dalam beton bisa terlihat dengan angka. Nah, dari angka-angka ini bisa dipastikan apakah struktur beton kuat atau tidak.

Meskipun struktur LRT Jabodebek terbilang baru dibangun, ‘cover meter test’ ini tetap penting dilakukan untuk mengetahui tingkat keamanan beton. Seperti diketahui sobat, kondisi kekuatan beton sewaktu-waktu dapat menurun baik karena faktor alam, getaran akibat gempa, mutu dari bangunan yang kurang baik, serta pemeliharaan yang kurang dijaga. Untuk itu, pengecekan dilakukan oleh ADHI sebagai upaya pemeliharaan dan quality control agar saat nanti beroperasi tetap prima.

Sumber ADHI, edit koranbumn

Check Also

Hingga Kuartal III/2019, Total Pelanggan PLN Berjumlah 74,16 Juta

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus gencar menambah jumlah pelanggan. Hingga kuartal III 2019, jumlah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *