Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Metode Perobohan Gedung

Literasi Adhi Karya : Metode Perobohan Gedung

Cara merubuhkan gedung bertingkat yang sudah terbengkalai, di berbagai negara terdapat banyak gedung bertingkat yang tidak terpakai lagi, baik karena sudah usang dan tua, atau memang bermasalah sejak awal dibangun.

Demi keamanan lingkungan sekitarnya, gedung-gedung tersebut kemudian dirobohkan. Di Indonesia sendiri, perobohan gedung pertama kali dilakukan untuk Gedung Panin di Bintaro pada 2016 lalu, dengan metode pembebanan pasir basah yang sempat menuai kontroversi. Lalu sebenarnya, apa saja sih metode perobohan gedung?

Sedikitnya terdapat empat metode perobohan gedung yang dianggap tidak membahayakan lingkungan sekitar. Pertama “Implosion” atau teknik perobohan gedung dengan cara peledakan. Pada metode ini, kontraktor akan memasang alat peledak di beberapa titik inti struktur gedung. Perhitungan yang matang memungkinkan sisa material akan jatuh ke daerah yang aman. Kedua, “High Reach Arm” atau perobohan dengan alat perusak yang dipasang di ujung eskavator. Ketiga, “Crane dan Bola Besi” dimana crane dipasang sebagai pengayun bola besi untuk menghantam bangunan yang tidak terpakai. Keempat, “Tecorep” atau perobohan dengan bantuan jack hydraulic. Teknologi yang digagas oleh Jepang ini unggul karena mampu mengurangi polusi debu mencapai 90% dan mengurangi dampak lingkungan lainnya.

Masing-masing teknik perobohan memiliki prosedur keamanan sendiri, seperti jarak aman, dampak dan radius getaran. Untuk mengurangi dampak, kontraktor harus meninjau lokasi, material bangunan, tujuan dan waktu pembongkarannya. Kontraktornya pun bukan sembarang, harus yang tersertifikasi dalam perobohan gedung.

Sumber ADHI, edit koranbumn

Check Also

KAI Raih Apresiasi Penghargaan Pada Anugerah Manajemen Informasi Arus Mudik 2019

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Sekjen Kominfo Niken Widiastuti, dan Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *