Home / Berita / Literasi Adhi Karya : NATM

Literasi Adhi Karya : NATM

Proyek tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah. Pembangunan masing-masing terowongannya memiliki panjang 472 meter. Nah Sobat, sudah tahukah kamu kalau terowongan Cisumdawu dibuat dengan metode New Austrian Tunnerling Method (NATM)? Lalu, apa yang dimaksud dengan NATM?

New Austrian Tunneling Method (NATM) merupakan suatu sistem atau metode konstruksi yang digunakan untuk pembuatan terowongan (tunnel) dengan menggunakan beton yang disemprot (shotcrete) dan baut batu (rock bolt) sebagai penyangga terowongan sementara sebelum masuk ke perkerjaan lapisan beton (lining concrete). NATM dapat digunakan di wilayah Indonesia karena sifat dari lapisan shotcrete ini dapat membentuk permukaan keras. Dengan begitu batuan yang keras ditransformasikan menjadi suatu permukaan yang stabil dan keras.

Pada terowongan Cisumdawu metode NATM dilakukan dengan sistem gali-timbun (cut dan cover). Cut dan cover dilakukan dengan cara menggali sebuah parit (trench) pada tanah, kemudian dinding dan atap terowongan dikonstruksikan di dalam galian lalu ditimbun kembali dan struktur berada di bawah timbunan tanah.

Sebagai informasi, secara keseluruhan seksi 1 dan 2 tol Cisumdawu ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019.

Sumber Adhi Karya, edit koranbumn

Check Also

Rapat Kerja Bersama dan Gathering PJT I dan BBWS Bengawan Solo

Kebutuhan akan pengelolaan sumber daya air terpadu di DAS Bengawan Solo menjadi dasar terlaksananya Rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *