Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Sistem Otomasi Operasi

Literasi Adhi Karya : Sistem Otomasi Operasi

Seperti diketahui biaya pembangunan transportasi berbasis rel juga tergantung pada railway system yang dipakai, salah satunya adalah sistem otomasi operasi. Sistem otomasi ini dibagi menjadi beberapa level, yaitu GoA 1, GoA 2, GoA 3, dan GoA 4. Lalu apa yang membedakannya?

Grade of Automation diklasifikasikan ke dalam beberapa aspek sistem operasi, seperti jenis operasi kereta yang terdiri dari ATP, ATO, driverless dan UTO, lalu sistem pengaturan gerak kereta, sistem henti kereta, sistem penutupan pintu dan sistem operasi jika terjadi gangguan.

Pada GoA 1, semua sistem tersebut dioperasikan oleh driver. Untuk GoA 2 sistem operasi kereta, penutupan pintu dan gangguan tetap dioperasikan oleh driver, sisanya beroperasi secara otomatis.

Kemudian pada GoA 3, kereta beroperasi, bergerak dan berhenti secara otomatis tanpa driver, namun tetap ada train attendant pada operasi penutupan pintu dan gangguan. Terakhir GoA 4, pada level ini seluruh sistem operasi kereta sudah bergerak secara otomatis.

Untuk LRT Jabodebek, ADHI memilih GoA 3 untuk sistem operasinya. Hal ini dilakukan untuk mencapai keakuratan waktu perjalanan yang cukup singkat. Dengan teknologi yang telah digunakan, LRT Jabodebek ke depannya mampu mencapai sistem operasi GoA 4.

Sumber Adhi, edit koranbumn

Check Also

Indonesia Minim Sampah Plastik, IIKK TWC Buka Kegiatan Belajar Pengenalan Sampah Plastik

Ketua Ikatan Istri Karyawan-Karyawati (IIKK) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *