Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Tahapan Uji Beban LRT Jabodebek

Literasi Adhi Karya : Tahapan Uji Beban LRT Jabodebek

LRT Jabodebek memasuki tahapan uji beban. Dalam uji beban tersebut, BPPT menggunakan tiga instrumen. Pertama, sensor defleksi berupa LVDT (Linier Variable Displacement Transducer). Sensor berjumlah 25 buah ini berfungsi untuk mengukur defleksi, yang diletakkan di titik tertentu, seperti di tengah bentang, tumpuan dan sayap girder. Sensor ini juga akan dipasang secara vertikal, transversal, serta longitudinal untuk mendapatkan hasil yang presisi dari nilai defleksi.⁣

⁣Instrumen kedua yang digunakan adalah Sensor Strain Gauge beton atau yang dikenal sebagai sensor regangan. Strain Gauge adalah komponen elektronika yang dipakai untuk mengukur tekanan deformasi atau strain. Alat ini berbentuk foil logam atau kawat logam yang bersifat insulatif. Jika tekanan pada girder berubah maka kawat terdeformasi dan tahanan listrik alat ini akan berubah. Dari perubahan ini akan diketahui berapa besar tahanan pada Strain Gauge. Sensor ini berjumlah 30 buah dan diletakkan di posisi yang sama dengan sensor LVDT. ⁣

Peralatan terakhir yang digunakan yakni, data logger. Alat yang menggunakan mikroprosesor dan memori internal ini berfungsi sebagai pencatat data dari dua sensor yang telah diletakkan di U-Shaped Girder. Secara fisik data logger memiliki ukuran kecil dengan teknologi yang mampu merekam data seperti suhu, tekanan air, kelembaban, dll. Perekaman dari data logger ini dapat dilihat melalui komputer.⁣

Sumber ADHI, edit koranbumn

Check Also

5 Prioritas Presiden Jokowi, Masa Lima Tahun ke Depan

Presiden Joko Widodo menyampaikan lima aspek yang menjadi prioritas dalam periode kedua pemerintahannya sepanjang 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *