Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Teknologi Las Bawah air

Literasi Adhi Karya : Teknologi Las Bawah air

Tentang teknologi pengelasan bawah air atau underwater welding? Ini merupakan pekerjaan pengelasan yang dilakukan di bawah air, salah satunya laut. Underwater welding biasa digunakan untuk memperbaiki kerusakan badan kapal, konstruksi pipa air, pipa minyak, pipa gas, konstruksi jembatan, konstruksi rig atau pengeboran lepas pantai dan konstruksi lain yang terendam air.

Terdapat dua metode underwater welding, di antaranya pengelasan basah (Wet Underwater Welding) dan pengelasan kering (Dry Underwater Welding). Wet Underwater Welding dikerjakan dalam keadaan basah yaitu elektrode maupun benda berhubungan langsung dengan air.

Namun, gelembung gas yang dihasilkan selama proses pengelasan dengan metode ini akan sangat mengganggu penyelam. Sedangkan, Dry Underwater Welding merupakan pengelasan yang dilakukan dengan bantuan alat bertekanan tinggi bernama Dry Hyperbaric Weld Chamber. Alat ini secara otomatis didesain kedap air, layaknya desain kapal selam. Alat ini mampu diaplikasikan pada pengelasan sampai kedalaman 150 m ke bawah.

Pekerjaan las bawah tanah ini tidak boleh dikerjakan oleh sembarang penyelam. Melainkan penyelam yang sudah memiliki izin dan sertifikat dari Indonesian Welding Society (Asosiasi Pengelasan Indonesia) atau mereka disebut welder.

Mengingat pekerjaan ini rentan terhadap resiko kecelakaan seperti electrical shock (tersetrum), gas tabung yang berpotensi meledak, arus pusaran air laut hingga serangan ikan hiu. Dari besaran resiko tersebut para welder biasanya meraih gaji yang fantastis.

Sumber Adhi Karya, edit koranbumn

Check Also

Pesan Presiden Jokowi ke Erick Thohir, “BUMN Ekspansi ke Pasar Modal”

Presiden Joko Widodo punya pesan khusus untuk menteri baru yang menangani Badan Usaha Milik Negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *