Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Tiang Pancang

Literasi Adhi Karya : Tiang Pancang

Sudah sering lihat tiang pancang. Tiang pancang adalah material penting dalam suatu konstruksi. Tiang pancang berperan sebagai pondasi, untuk menerima beban dari struktur bangunan di atasnya. Ada tiga jenis tiang pancang, yaitu tiang pancang kayu, tiang pancang besi dan tiang pancang beton, dengan tipe pembuatannya, ada yang cor di tempat dan ada juga tiang pancang buatan pabrik. Bagaimana proses pembuatan tiang pancang buatan pabrik?

Di pabrik, tiang pancang dibuat dengan sistem beton pra-tegang dengan ukuran cetakan yang diameternya beragam. Tiang pancang umumnya dibuat dengan bahan baku besi baja dan kawat sebagai kerangkanya.

Besi baja dipotong dan dibentuk melingkar sesuai diameter yang ditentukan. Kemudian, kawat tersebut diikat dengan lilitan kawat yang melingkar. Kerangka tiang pancang ini dipindahkan ke wadah cetakan (molding) berbentuk setengah lingkaran.

Selanjutnya, molding ditransfer ke bagian input beton untuk dituang dengan adonan beton. Setelah adonan beton dituang, cetakan tersebut ditutup dengan setengah lingkaran lainnya, kemudian dipindahkan ke bagian pengencangan baut.

Cetakan tiang pancang yang telah siap, dibawa ke mesin penekan besi baja (steel bar tensioning). Setelah ditekan, dilakukan pencetakan putar (steam chamber), sebelum dilakukan curing selama 12 jam. Selanjutnya, seluruh wadah cetakan dilepaskan, begitupun dengan baut-baut pra-tegang.

Sumber Adhi Karya , edit koranbumn

Check Also

Pekerjaan Saluran Air Tembus Headrace Tunnel, Konstruksi Proyek PLTA Jatigede Capai 70 Persen

Pekerjaan top heading excavation atau penggalian saluran air di Headrace Tunnel PLTA Jatigede 2×55 MW sepanjang 2.218,73 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *