Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Uji Kuat Tekan Beton

Literasi Adhi Karya : Uji Kuat Tekan Beton

Memiliki struktur yang kuat dan dinamis, membuat beton menjadi salah satu material yang sering digunakan dalam dunia konstruksi. Namun, untuk menyesuaikan kekuatannya dengan rencana struktur, kekuatan beton perlu diuji.  Uji tekan beton merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memprediksi kekuatan yang bisa ditahan oleh beton.

Pengujian beton dilakukan dengan mengambil sampel beton segar yang dibentuk menyerupai kubus atau silinder. Setiap lapisan adukan dipadatkan dengan 25 kali tusukan. Setelah itu, sisi-sisi cetakan diketuk agar rongga tusukan tertutup sempurna. Setelah 24 jam, beton dikeluarkan dari cetakan dan di rendam dalam air bersuhu 25 derajat celcius. Kemudian, beton dibersihkan dan dicatat beratnya. Sebelum dimasukan pada mesin, bagian atas dan bawah diberi lapisan mortar belerang.

Uji kuat beton umumnya dilakukan ketika beton berusia 3 hari, 7 hari, dan 28 hari. Mesin uji tekan hidrolik dioperasikan dengan penambahan beban yang konstan antara 2 kg/cm2 sampai 4 kg/cm2 per detik. Uji beban ini dilakukan sampai beton hancur. Hasil uji diambil dari nilai rata-rata sedikitnya 2 beton uji. Beban maksimum dan kondisi beton selama pengujian dicatat dengan benar dan cermat. Hasilnya diserahkan kepada pengawas untuk dilakukan pengecoran. Nah, dengan begini beton yang dihasilkan bisa sesuai dengan perencanaan.

Sumber Adhi Karya, edit koranbumn

Check Also

Komitmen Telkom Indonesia Hadirkan Konektivitas dan Digitalisasi Hingga Wilayah 3T, Indihome Kini Hadir di Pulau Rote

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk selalu ada dan berkontribusi menghadirkan konektivitas di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *